Nekad Begal Istri Polisi, Dapat Hadiah Timah Panas

0
Ilustrasi

Bahar                                                                                                                                           

Jurnalis

TURATEANEWS.com,MAKASSAR–Salah seorang dari tiga pelaku pembegalan terhadap Mulianita Subur (28), istri anggota Polri pada Sabtu (27/2/2016), sekira pukul 17.00 Wita, di dekat Mall Panakkukang, depan Cafe Toraja akhirnya dibekuk.

Pelaku bernama Muhammad Suharto alias Harto (22), warga BTN Bukaka, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, berhasil diringkus Tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel dipimpin Kompol Rafiuddin didampingi Ipda Makmur, Senin (29/2/2016), sekira pukul 03.20 Wita, di Gusung, Desa Taeng, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa.

Sebelumnya, pelaku yang merupakan residivis terkait kasus pembobolan dan Curanmor ini melakukan aksi begal terhadap istri Bripka Firman Nasir anggota Sat Sabhara Polres Pangkep, warga Perumahan Andi Muri Daeng Blok A no 10, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep.

Aksi begal dilakukan bersama rekannya berinisial AD dan BT. Saat itu komplotan begal ini berhasil merampas tas korban yang berisi 1 buah Iphone 5 warna putih, 1 buah Samsung lipat warna hitam, 1 lembar STNK motor dan mobil, SIM A dan C, Kartu ATM Bank Mandiri serta uang tunai Rp850 ribu.

Selain mengamankan pelaku, Tim Resmob Ditreskrim Polda juga menyita sejumlah barang bukti di lokasi penggerebekan berupa plat nomor DD 4827 BL, ATM Bank Bukopin, Kartu Kredit Bank Mandiri, Kartu Kredit Bank Bank Mega, 2 lembar Kartu Kredit Bank BNI atas nama Budiyani Djafar, 2 unit Hp Nokia senter, 1 unit Hp Nokia C3, 1 unit Hp Evercross, 1 bilah badik dan 1 unit motor Honda Blade warna merah hitam DD 5112 BY.

Dari hasil interogasi petugas, pelaku sudah pernah melakukan aksi begal di depan Mall Panakkukang beberapa kali dan di jalan Pengayoman depan SPBU. Dalam melakukan aksinya, pelaku bersama dua rekannya berinisial AD dan BT yang masih boron.

“Komplotan begal ini pernah melakukan aksinya di depan Mall Panakkukang tahun 2015 bersama AD dengan menggunakan motor Mio J warna hitam sekitar bulan Oktober jam 19.00 Wita. Saat itu korbannya singgah mau beli sate ambil dompet uang tunai Rp3,2 juta, Hp Samsung Android warna putih,” ujar Ipda Makmur.

Aksi selanjutnya dilakukan disamping SPBU jalan Pengayoman dan berhasil merampas tas milik perempuan yang berisi 1 Hp nokia senter warna hitam, 1 Hp Venera warna putih dan dompet coklat uang berisi Rp200 ribu.

Pelaku juga pernah beraksi di samping Mall Panakkukang di depan toko baju. Saat itu pelaku naik motor Honda Black warna merah hitam sekitar bulan januari 2016 jam 06.30 Wita. 

Ia berhasil menarik dompet dilaci motor isi uang sekitar seratus lebih. Aksi berikutnya dilakukan di depan SPBU Pengayoman bersama rekannya berinisial BT pada bulan Februari 2016 jam 06.00 Wita. Dimana aksinya berhasil merampas tas warna merah marun isi dompet uang Rp800 ribu.

Pelaku yang dikenal sadis dalam melakukan aksinya ini, akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh Tim Resmob Ditreskrim Polda Sulsel. Pasalnya saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan rumah pelaku lainnya, pelaku berusaha mengelabui petugas.

Dua peluru di kaki kiri bagian lutut dan betisnya serta sebutir lagi di lutut kanannya. Selanjutnya, pelaku dilarikan ke ruang UGD RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya pelaku diserahkan ke Mapolsek Panakkukang guna proses lebih lanjut.

 

Baca Juga  :

Begal Warga Bisappu, 10 Juta Raib Kua Kuala Jeneponto

Alasan Pinjam Motor, Ternyata Digadaikan

Begal Motor Gunakan Busur Serang Korbannya 

Berkomentar dengan bijak!