Motor Balap Liar di Jeneponto Bakal Dilepas Usai Lebaran, Masih Nyali Balap?

0
Motor Balap Liar di Jeneponto Bakal Dilepas Usai Lebaran, Masih Nyali Balap?
Polisi tertubkan motor balap liar di Jeneponto

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO — Sejauh ini, Satlantas Polres Jeneponto telah melakukan razia balap liar di sejumlah wilayah di Kabupaten Jeneponto.

Di hari ke empat ini, polisi kembali melakukan aksi razia di Jalan kawasan Pembangkit listrik Tenaga Bayu (PLTB).

Di lokasi, polisi berhasil menyita 16 unit kendaraan roda dua yang melakukan aksi BaLi ini karena membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Balap liar ini sangat meresahakan warga, ini dapat membahayakan kita semua, ke empat kalinya kami melakukan aksi razia di sini. Ada 16 motor hari ini diamankan,” kata Kasat Lantas Polres Jeneponto AKP Thamrin. Senin (27/4/2020).

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan persidangan usai lebaran idul fitri. Sebab, lanjut Thamrin, jika dalam waktu dekat ini bisa saja nantinya akan melakukan hal yang sama.

Sementara itu, tercatat pada Ahad (26/4) kemarin, kendaraan BALI diamankan 24 unit.

“Sudah 24 unit kami amankan tiga hari sejak dilakukan penertiban,” kata Kanit Turjawali Satlantas Polres Jeneponto Ipda Baharuddin kepada media, Ahad (26/4).

Saat ditindak sambungnya, tidak satu pun dapat menunjukkan surat, bahkan pengendara tidak ada yang mengenakan kelengkapan berkendara.

Ironinya, tutur mantan Waka Polsek Batang Polres Jeneponto, sebagian besar pengendara yang turut diamankan bersama belasan motor tersebut adalah remaja berusia masih dibawah umur.

“Apa yang mereka lakukan tak hanya membahayakan dirinya sendiri, namun juga itu membahayakan orang di sekitarnya,” tambahnya.

Saat ditanya apakah dari belasan motor tersebut ada indikasi motor curian, Bahar tak mau berspekulasi terlalu jauh.

“Kami belum cek satu per satu. Apakah motor yang kami tahan itu termasuk dugaan hasil tindakan kejahatan,” jelasnya.

Meski begitu, kebijakan Kapolres Jeneponto, motor tersebut yang saat ini ditahan baru bisa diambil usai lebaran idul fitri.

“Perintah bapak Kapolres, habis lebaran baru bisa diurus atau dilepas. Itupun harus melengkapi komponen kendaraannya,” ungkapnya

Selain itu kata dia, surat kendaraan yang habis masa berlakunya lagi seperti STNK agar segera di perbaharui.

“Kalau STNK sudah habis masa berlakunya, kita himbau kepada pemilik untuk segera mengurusnya,” tutup Ipda Baharuddin.

Perlu diketahui, sejak dilakukan penertiban aksi Balapan liar (Bali) selama empat hari inu di bulan Ramadhan dalam wilayah hukum Polres Jeneponto, polisi telah mengamankan 40 unit roda dua di Mapolres Jeneponto.

Penulis : Tahir
Editor   : Reza

Berkomentar dengan bijak!