Temukan Kami di Sini:

Miris… Jalankan Tugas, Petugas Damkar Makassar Dipukul

0
Miris... Jalankan Tugas, Petugas Damkar Makassar Dipukul
Tangkapan layar video amatir warga pemukulan terhadap seorang petugas damkar kota Makassar

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Si Jago Merah kembali beraksi di Kota Makassar. Kali ini, sejumlah rumah di sekitar Jl Kerung-kerung hangus dilalap api, Minggu (28/6/2020).

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita. Peristiwa kebakaran itu pun terekam kamera dan viral di media sosial.

Saat api mulai merembes, sejumlah warga berusaha menyelamatkan diri. Beberapa pria pun berusaha memadamkan api. Namun sayang, api terlalu besar dan bergerak sangat cepat.

“Iye pas depan lorongnya mamaku. Mudah-mudahan tidak masuk lorongji karena habis sudah rumah di depan jalan terbakar,” kata Indah, salah seorang warga.

Meski demikian, petugas damkar terus berjibaku melakukan pemadaman. Namun salah seorang petugas damkar jadi korban pemukulan warga setempat.

Peristiwa pemukulan ini tersebarnya unggahan video milik akun Facebook Ullala. Videonya dibagikan ke dalam grub ‘Info Kejadian Kota Makassar’

“Kejadian di Makassar, waktu kebakaran di Jalan Kerung, Tanggal 28 Juni.. anggota damkar di pukul sama warga..
Apa salah kami? Padahal kami sudah datang utk membantu” tulis Ullala dalam unggahannya 21 menit lalu.

Video amatir berdurasi 27 detik ini tampak salah seorang petugas damkar itu diamankan dan mengalami pendarahan bagian pelipis kiri.

Dalam video tersebut juga polisi terus melakukan negosiasi dan menggiring keluar seorang pria dari lokasi kebakaran yang diduga itu adalah pelaku.

Terpisah, Komandan Kompi C Damkar Makassar, Rustam Jufri menyebut dua orang warga bernama Sudirman dan Salam akbar mencoba mengahalang-halangi proses pemadaman.

“Sejak awal kita memang sudah di intimidasi, pertama tugasnya kebakaran di ambil ahli, kemudian ada anggota yang pertama datang dipukul, kaca mobil dipecah,” keluhnya, Minggu (28/6).

“Tapi kita tetap melaksanakan tugas karna itu merupakan tanggung jawab kita. Tapi selesai pendinginan begini mereka dipukul lagi, dengan rasa hormat kita harus tinggalkan karena keselamatan kita tidak terjamin,” tuturnya.

Menurutnya, aksi dua warga itu dipicu karena kedatangan tim pemadam yang terlambat ke lokasi.

“Mungkin kesal karena pemadamnya terlambt datang padahal kita pemadam terdekat disini ada di kerung-kerung sini, tpi memang kita pertama kali datang memang sudah di intimidasi,” duga Rustam.

Penulis : Ilham
Editor    : Reza

Berkomentar dengan bijak!