Temukan Kami di Sini:

Miris, Dinasihati Agar Rajin ke Masjid, Pria di Takalar Parangi Imam

0
Miris, Dinasehati Agar Rajin ke Masjid, Pria di Takalar Parangi Imam
Indonesia, Jakarta - June 05, 2020 : Muslims pray friday at Cut Mutia Mosque by keeping a distance to prevent the transmission of the coronavirus

SUARATURATEA.COM, TAKALAR – Seorang pria di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan jadi korban penganiayaan, pria itu adalah salah satu Imam Masjid.

Pria yang menjadi korban itu adalah Baso dg Sallang.

Ia adalah salah satu warga di Desa Saro, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.

BACA JUGA : Tim Anti Bandit Polres Gowa Ringkus Kelompok Jambret, Pelaku Masih Remaja

Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan membenarkan perihal itu.

Baso Dg Sallang adalah salah satu Imam Masjid.

“Iya memang benar ada kejadian, itu terjadi pada Senin (19/4/2021) dua hari lalu,” kata Sumarwan saat dihubungi, Rabu (21/4/2021).

BACA JUGA : Gaya Bupati Jeneponto Nikmati Berbuka Puasa

Motif penganiayaan ini dilakukan oleh pelaku yang berusia 25 tahun bernama Arsyad dg Salli karen merasa tersinggung.

Dirinya mengaku kerap tersinggung ketika Baso dg Sallang membawakan kultum Ramadhan.

Dimana, Imam di Takalar ini kerap menyampaikan bahwa pentingnya umat Muslim menunaikan salat berjamaah ke Masjid di bulan suci Ramadhan.

BACA JUGA : FULL VIDEO: Ustadz Zacky Mirza Jatuh Pingsan Saat Berdzikir

“Dugaan sementara Latar belakangnya pelaku merasa tersinggung tiap kali pak Imam (korban, red) menyampaikan yang tidak atau jarang ke masjid agar ke masjid melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan. Selalu menyampaikan tentang pentingnya beribadah berjamaah di bulan suci. Namun pelaku merasa tersinggung padahal, korban tidak pernah menyebut nama,” aku Sumarwan.

Sementara itu, korban yang dianiaya pelaku mengalami luka. Korban langsung dilarikan ke RSUD Padjonga Daeng Ngalle, Kabupaten Takalar untuk menjalani perawatan medik.

Akibat aksi pelaku, korban mengalami luka pada bagian lengan kiri. “Korban terluka, bagian lengan kirinya. Pelaku saat ini sudah diamankan dan pelaku menyerahkan diri usai melakukan aksinya,” tambah Sumarwan.

Berkomentar dengan bijak!