Mesir Siapkan 3 Rumah Sakit untuk Korban Luka dari Gaza

0
Mesir Siapkan 3 Rumah Sakit untuk Korban Luka dari Gaza
Anak-anak Palestina yang terluka dalam serangan udara Israel dirawat di rumah sakit Al-Shifa, Gaza City. [AFP/MAHMUD HAMS]

SUARATURATEA.COM – Adalah Muhammad Abd Al-Fudhail Asy-Syasyah, Gubernur Sinai Utara, ikut menjenguk warga Gaza yang sedang di rawat di Rumah Sakit Umum Al-Arisyh, Sinai.

Ia mengaku menerima instruksi langsung dari Pemerintah untuk memberikan layanan kepada setiap korban yang datang dari Gaza.

Untuk itu, Mesir setidaknya telah menyiapkan tiga rumah sakit mereka, yaitu Rumah Sakit Umum Arisyh, Rumah Sakit Umum Syekh Zuwaid dan Rumah Sakit Umum Bir El Abd.

Ketiga Rumah sakit itu terletak di Provinsi Sinai, wilayah Mesir yang berbatasan langsung dengan Gaza.

Sementara itu, dilansir Media Indonesia dari 250 waga Gaza yang terluka, Minggu (16/5), dievakuasi ke Mesir untuk mendapatkan perawatan medis saat Kairo menyerukan kesepakatan gencatan senjata antara Palestina dan Israel.

Tiga konvoi yang mengangkut 263 warga Palestina menyeberangi perbatasan Rafah masuk ke wilayah Sinai Utara, Mesir.

Bulan Sabit Merah Mesir di Sinai Utara, di laman Facebook mereka, mengatakan tim medis telah diturunkan untuk memindahkan korban-korban luka itu.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi menginstruksikan rumah sakit Mesir untuk merawat korban luka asal Jalur Gaza.

Israel memberlakukan blokade darat dan laut di Jalur Gaza sejak kelompok Hamas mengendalikan wilayah itu pada 2007.

Jalur Gaza ditempati oleh sekitar 2 juta warga Palestina. Rafah merupakan satu-satunya pintu gerbang Jalur Gaza ke dunia yang tidak dikendalikan Israel.

Pemerintah Mesir membuka perbatasan Rafah pada Februari namun tetap memberlakukan pengawalan ketat selama masa liburan, seperti Idul Fitri.

Berbicara dalam pertemuan daring Dewan Keamanan (DK) PBB, Minggu (16/5), Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry mengatakan kesepakatan perdamaian harus segera dicapai.

Shoukry menyebut Kairo menginginkan adanya gencatan senjata dan meminta DK PBB segera mengambil langkah untuk meredakan krisis Palestina-Israel itu. Di Tepi Barat, Duta Besar Mesir Tarek Tayel bertemu dengan pemimpin Palestina Mohammed Shtayyeh dan menegaskan dukungan kemanusiaan Kairo untuk Gaza.

Serangan udara Mesir ke Gaza, Minggu (16/5), menewaskan 40 warga Palestina, tertinggi dalam konflik selama sepekan terakhir.

Serangan udara itu merupakan balasan atas tembakan roket Hamas ke wilayah Israel. Serangan roket itu terjadi setelah Israel menyerang jemaat Palestina di Masjid Al-Aqsa, Jerusalem. (AFP/Media Indonesia)

Berkomentar dengan bijak!