Temukan Kami di Sini:

Mengungkap Tabir, Polisi diminta Usut Cepat Kematian Yasa

0
Ilustrasi

Mengungkap Tabir, Polisi diminta Usut Cepat Kematian Yasa

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO– Tabir kematian Yasa (45) ditengah sawah milik warga dikampung La’langbonia, Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu masih menjadi misteri.

Namun, kerabat korban menemukan sejumlah kejanggalan atas kematian Yasa sehingga melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

” korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia dimana kita duga adalah korban kekerasan,”ujarnya kepada Suaraturatea. Senin lalu (12/12/2021).

Akan tetapi, pihak kepolisian saat ini masih melakukan proses penyelidikan.

” Ada beberapa orang saksi yang kita mintai keterangan. Dan Insya Allah kita akan melakukan proses pengembangan kasus ini,” jelas Iptu Nas.

Sehingga kepolisian belum memastikan berapa jumlah pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut.

” Dari hasil olah TKP pelaku lebih dari satu orang. Nanti kita lakukan proses penyelidikan untuk mengetahui berapa orang pelakunya,” ucapnya.

Berdasarkan informasi warga, korban diduga adalah seorang pencuri.

” Diduga pelaku pencurian ternak namun pada saat kejadian, kita tak menemukan adanya pencurian ternak,” katanya.

Iptu Nazaruddin menyebut saat korban ditemukan, korban mengalami sejumlah luka pada bagian tubuhnya.

” Ada beberapa luka bekas dari benda tumpul dari lemparan batu,” bebernya

Sementara itu, kerabat korban merasa keberatan atas meninggalnya Yasa. Dimana kematian korban dinilai tak wajar.

“Tewas mengenaskan, dituduh pencuri tapi tidak ada bukti,” ujar Nasir Awing keluarga korban, kepada Suaraturatea, Rabu (15/12/2021).

Berdasarkan hal itu, sejumlah fakta kekerasan ditemukan disekujur tubuh korban.

“Banyak luka-lukanya itu. Batu, kayu, benda besi. Ada luka sobek, dibagian belakang,” tegasnya.

Namun pasca insiden itu, polisi belum bisa mengungkap tabir kematian Yasa
Sehingga kerabat korban mendesak pihak kepolisian agar memproses kasus ini secepatnya.

Tak hanya itu, kami meminta para pelaku dihukum seberat-beratnya apabila sudah ada yang terbukti.

” Dikembangkan ini pembunuhan keluarga saya, supaya ditangkap pelaku dan dihukum seberat-beratnya,” pintanya.

Bahkan, kerabat korban berdalih, apabila polisi belum bisa mengungkap kasus ini secepatnya maka kami akan layangkan kasus ini ke aparat penegak lainnya.

” Kami minta kepolisian mengungkap kasus ini, apabila tak bisa, maka kasus ini akan dialihkan ke Polda,” tandasnya.

Berkomentar dengan bijak!