Temukan Kami di Sini:

Mengenal Eder Pembawa Trofi di Euro 2020, Pahlawan Ini Menyimpan Kisah Miris

0
Mengenal Eder Pembawa Trofi di Euro 2020, Pahlawan Ini Menyimpan Kisah Miris
Mengenal Eder Pembawa Trofi di Euro 2020, Pahlawan Ini Menyimpan Kisah Miris

SUARATURATEA.COM – Eder menjadi pembawa trofi di final Euro 2020, Namun nasib miris dari Eder setelah Euro 2016 silam juga tercatat. Pahlawan Portugal itu menyimpan kisah miris soal karier sepak bolanya.

Lima tahun berlalu dengan pertanda 2020 tahun ini berakhirnya Euro, Eder pernah tampil sebagai pencetak gol kemenangan negaranya atas Prancis di final Euro 2016.

Menerima sodoran Joao Moutinho, striker kelahiran Guinea-Bissau itu menggiring bola mendekati kotak penalti dan melepaskan sepakan yang tak mampu dibendung Hugo Lloris.

BACA JUGA: Laga Pembuka, Ini Jadwal dan Link Live Streaming Piala Euro 2020 Turki vs Italia

Berkat gol tunggal Eder, Cristiano Ronaldo dkk pun tampil sebagai juara Euro 2016. Sayangnya, Eder mengalami nasib miris selepas Euro 2016.

Namanya seperti hilang meski dialah pahlawan kemenangan Portugal. Ia kerap berpindah-pindah klub, termasuk pernah membela klub elite Rusia, Lokomotiv Moskow.

Di Rusia, karier Eder sangatlah redup, meski dirinya ikut merasakan satu gelar Liga Primer Rusia dan dua Piala Rusia.

BACA JUGA: Jadwal Siaran Langsung Italia vs Inggris di Final EURO 2020 di RCTI dan Mola TV

Selama empat musim di sanam Eder hanya bisa mencetak 13 gol dari 102 penampilan. Bahkan musim lalu, ia gagal mencetak sebiji gol pun.

Ia kini berstatus tanpa klub setelah dilepas Lokomotiv Moskow pada akhri musum 2020/2021.

Hal yang sama juga terjadi di level tim nasional. Eder jarang dilirik pelatih Fernando Santos yang membesut Portugal setelah Euro 2016.

BACA JUGA: Berikut Link Live Streaming Grup C Euro 2020; Belanda vs Ukraina Berlansgung di Amsterdam

Dengan status bebas transfer, tentu saja Eder bisa dengan bebas pergi klub yang membayarnya tinggi. Namun, kualitasnya yang stagnan di Rusia membuat klub Eropa berpikir merekrutnya.

Jalan pintas, bisa saja Eder berlabuh ke klub Asia atau Indonesia. Jika bergabung dengan klub Indonesia, ia akan menjadi pemain kelas dunia yang bermain di kompetisi Tanah Air, seperti Michael Essien, Eric Djemba-djemba, ataupun Marco Motta.

Apalagi gairah sepak bola Indonesia lebih tinggi di kawasan Asia. Fanatisme sepak bola di Indonesia menjadi daya tarik pemain dunia datang.

BACA JUGA: Momen Sejarah Euro 2020, Kemenangan Timnas Italia vs Timnas Turki

Hal ini ditunjukkan dengan kesetiaan Motta di Persija karena melihat loyalitas Jakmania (suporter Persija) dalam memberikan dukungan kepada Macan Kemayoran. (**)

Berkomentar dengan bijak!