Temukan Kami di Sini:

Mengejutkan Pengakuan Suami-Istri yang Ditampar Oknum Satpol PP di Gowa

0
Mengejutkan Pengakuan Suami-Istri yang Ditampar Oknum Satpol PP di Gowa
Mengejutkan Pengakuan Suami-Istri yang Ditampar Oknum Satpol PP di Gowa

SUARATURATEA.COM, GOWA – Dua orang menjadi korban dugaan tindak pidana penganiyaan dengan cara ditampar yang dilakukan oleh oknum anggota Satpol PP di Gowa.

Keduanya diketahui adalah pasangan suami istri, Nurhalim dan Maryani.

Kedua orang ini telah menjadi korban tindakan kekerasan yang dilakukan oknum Satpol PP saat menggelar razia pelanggaran PPKM.

BACA JUGA: PPKM Mikro di Gowa, Pelanggar Cafe Berkerumun Ditemukan, Dandim Beri Upaya Persuasif

Diakui Nurhalim, bahwa peristiwa itu bermula saat dirinya tengah melakukan siaran langsung di platform media sosial. Dimana situasi itu dia juga memutar musik melalui sound sistem.

Saat berlangsung, petugas patroli PPKM ini datang menyambangi cafenya yang juga merupakan tempat ia tinggal.

“Awal kejadiannya kan kita sementara live, kalau kita live kita pasti putar musik mungkin dia bilang ada pengunjung di dalam (cafe). dia (petugas PPKM) masuk ada 10 orang lebih. Tidak ada satu orang pun pengunjung (cafe) dia lihat dan saya jelaskan, dia bilang kenapa putar musik begitu? dan saya sementara live, saya perlihatkan saya sementara live, saya cari nafkah kasian,” akunya kepada Suaraturatea. Kamis (15/7/2021) dinihari.

BACA JUGA: Gaduh! Oknum Satpol PP di Gowa Diduga Pukul Wanita Hamil

Penjelasan itu lalu diterima oleh petugas PPKM yang menyambanginya. Tindakan persuasif dan humanis yang dipimpin langsung oleh Sekda Gowa, Kamsinah sempat terjadi.

Sekda dan petugas lainnya beranjak meninggalkan korban. Berselang beberapa menit, oknum Satpol PP langsung masuk dan menyambangi korban.

Disitu, adu mulut tak terhindarkan, ironisnya, oknum Satpol PP itu membentak seorang wanita yang disebut tengah hamil.

BACA JUGA: VIDEO: Oknum Satpol PP di Gowa Diduga Pukuli Wanita Hamil Saat Patroli PPKM

Saat adu mulut terjadi, oknum Satpol PP itu langsung melayangkan tamparan kepada Nurhalim hingga suasana mencekam.

Aksinya itu kemudian terekam di live streaming dan cctv cafe. Peristiwa ini terjadi di Jalan Poros Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Sementara Nurhalim mengaku bahwa selama mendapatkan perintah atau surat edaran Bupati terkait PPKM. Cafe tempatnya itu tak lagi menerima pengunjung.

“Belum, kalau tim Petugas PPKM yang lain itu membicarakan baik saja. Masa kita sudah ikuti aturan pemerintah tutup sebelum jam 07.00, sudah tutup sebelum jam 7 kita ikuti semua,” tandasnya. (**)

Berkomentar dengan bijak!