Temukan Kami di Sini:

Menganggap Tak Becus, Pemuda dan Mahasiswa Tuntut Kejari Jeneponto Mundur

0

JENEPONTO,BINAMU–Puluhan pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Parlemen Pemuda Indonesia kabupaten Jeneponto menuntut Kepala Kejaksaan Negeri Darmukti mundur dari jabatannya. Mereka berunjuk rasa di depan kantor kejaksaan hari ini, Jumat (25/8).

Pimpinan aksi Muh. Alim Bahri, mengatakan Kejaksaan Negeri Jeneponto mandul dalam penegakan supremasi hukum. Kasus-kasus pemberantasan korupsi, banyak yang tidak berjalan.

“Beberapa kasus yang ditangani Kejaksaan negeri Jeneponto antara lain pembebasan lahan oleh pemerintah daerah dan penuntasan dugaan kasus korupsi dana BOP di rumah sakit Lanto, itu dari tahun 2014 belum ada kejelasan,” kata Muh. Alim Bahri

Selain itu sambungnya, dugaan korupsi BOP pembebasan lahan pada satuan kerja PDAM, dugaan korupsi anggaran rehabilitas rumah layak huni dan KUBE di dinas Sosial.

“Dugaan korupsi pengaspalan jalan dan berbagai dugaan tindak pidana korupsi yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan negeri Jeneponto, namun hingga sekarang belum ada kejelasan penanganan kasusnya,”ucap Halim

Sebagai anak rakyat kata Halim, kami memandang bahwa perjuangan perubahan dan perbaikan moralitas para pemangku kekuasaan di daerah ini bukan hal yang mudah namun ini tidak boleh dibiarkan.

“Kami mendesak kepada jaksa Agung Republik Indonesia dan Kejari Sulsel untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja Kejari Jeneponto bapak Darmukti yang kami anggap tidak becus menuntaskan kasus korupsi di Jeneponto,” ucap Halim di perempatan lampu merah Bontosunggu sebelum melanjutkan orasinya di kantor Kejari Jeneponto,

Unjuk rasa yang dilakukan di dua tempat ini berjalan aman dengan pengawalan pihak Kepolisian Polres Jeneponto.(GFR/RWY)

Berkomentar dengan bijak!