Temukan Kami di Sini:

Memalukan, Istri Gubernur Langgar Prokes dan Joget-joget Hingga Tak Pakai Masker

0
Memalukan, Istri Gubernur Langgar Prokes dan Joget-joget Hingga Tak Pakai Masker
Memalukan, Istri Gubernur Langgar Prokes dan Joget-joget Hingga Tak Pakai Masker

SUARATURATEA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan Istri dari Gubernur langgar prokes (Protokol Kesehatan), selain itu di video juga dia berjoget dan tanpa masker.

Istri Gubernur yang langgar prokes itu adalah istri Gubernur Maluku, Murad Ismail.

Istri Gubernur Maluku, Widya Pratiwi berjoget ria tanpa mengenakan masker. Padahal Kota Ambon sendiri masuk zona merah pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Pelanggar Prokes ‘Semut Indonesia’ di Malino Food City Dikenakan Perda Ini

Video joget-joget itu viral di tengah pemberlakuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarkat atau PPKM di Kota Ambon.

Terkait itu, Widya Pratiwi akhirnya meminta maaf setelah mendapat hujatan publik.

BACA JUGA: Bupati Jeneponto; Acara Pernikahan dan Sebagainya Harus Difilter dan Patahui Prokes

“Terkait dengan video yang telah beredar luas, melalui kesempatan ini saya ingin menyampaikan permintaan maaf karena bagaimanapun sudah menampakan saya dalam posisi sedang tidak mematuhi Prokes,” ujar Widya dikutip keterangan tertulisnya, Selasa (13/7).

Dia mengatakan, dalam acara itu itu tepat selesai makan dan diundang untuk berjoget bersama rekannya. Sehingga secara spontan dirinya mengabaikan masker.

“Masker yang harusnya saya pakai tergantung di dada. Itu tentu sebuah keteledoran yang perlu menjadi bahan evaluasi bagi saya dan bagi kita semua, semoga ke depan bisa lebih baik,” ujarnya.

BACA JUGA: Langgar Prokes, Ketua DPD Semut Indonesia Gowa Hadiri Pemanggilan Tim Satgas Covid-19

Dia juga menjelaskan bahwa acara joget-joget itu bukan terjadi di saat adanya PPKM di Kota Ambon. Video itu telah lama namun baru kembali viral di saat PPKM.

Widya menduga orang yang sengaja kembali mem-viral-kan video itu punya tujuan tertentu.

“Saya tentu tidak ingin membenarkan diri, telah tidak menggunakan masker, tapi memposting satu video lama dan memberikan keterangan seolah-olah itu kejadian baru, atau terjadi saat berlakunya PPKM juga adalah tindakan yang saya kira kurang etis, tidak proportional, tendensius dan kental nuansa politisnya,” ujarnya.

BACA JUGA: Pengelola Malino Food City di Gowa Siap Hadiri Pemanggilan Pelanggar Prokes Gugus Tugas

“Sekali lagi saya sampaikan permohonan maaf, dan sembari mengajak kita semua, marilah bersama, terutama yang ada di Kota Ambon tetap menjaga diri dan keluarga kita,” sambungnya. (**)

Berkomentar dengan bijak!