Temukan Kami di Sini:

Melihat Lebih Dekat, Tempat Kite Surfing Jeneponto, Lokasinya Memanjakan Mata

0
Melihat Lebih Dekat, Tempat Kite Surfing Jeneponto, Lokasinya Memanjakan Mata
Melihat Lebih Dekat, Tempat Kite Surfing Jeneponto, Lokasinya Memanjakan Mata

SUARATURATEA.COM – Selain menikmati kesejukan Lembah Hijau Rumbia (LHR) dan panorama keindahan sunset di tambak garam, rupanya Kabupaten Jeneponto memiliki banyak destinasi alam lainnya yang tak kalah menakjubkan, wisata baru juga dikabarkan hadir di Jeneponto yakni Kite Surfing.

Yah, dengan letak geografis Kabupaten Jeneponto, Kabupaten ini rupanya berjarak sekitar 91 Km dari ibu kota Sulsel, yakni Kota Makassar. Sementara di sebelah Utara terletak ada Kabupaten Gowa dan barat Kabupaten Takalar.

Mengacu pada arah Selatan, Jeneponto rupanya berseblahan dengan laut flores, pada arah Timur, traveler akan menjumpai Kabupaten Bantaeng.

BACA JUGA : Ini Rekomendasi Tempat Wisata yang Menawan di Sulawesi Selatan Nikmati Tahun Baru

Suaraturatea.com, merangkum dari berbagai sumber, rupanya Kabupeten Jeneponto juga memiliki air terjun, destinasi wisata water boom, hutan pinus, hutan mangrove, pantai, hingga batu karts layaknya di Kabupaten Maros.

Namun, kali ini wisata baru tampil memukau para pengunjung di Kabupaten Jeneponto atau yang kerap dijuluki Butta Turatea.

Wisata baru itu, disebut-sebut adalah Kate Surfing di Jeneponto oleh Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengunggah, ia mengunggah beberapa foto momen keseruan wisatawan itu di halaman Facebooknya.

“Ini bukan di Bali, tapi di Jeneponto Sulawesi Selatan. Kitesurfing salah satu olahraga seluncur air dengan menggunakan parasut sebagai penariknya. Ada yang pernah coba dan sudah berkunjung?,” tulis Nurdin Abdullah dipantau Suaraturatea, Senin (28/6/2021).

Unggahan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah telah dibagikan 1,9 ribu kali, dan dengan komentar 582 serta suka sebanyak 6,8 ribu.

Tak sedikit netizen yang mengapresiasi dengan adanya destinasi ini, salah satunya, Ilky Hidayat, ia menulis, “Waktu saya kerja di jeneponto tempat ini punya potensi u pengembangan pariwisata tpi syang pemdanya tdk jeli melihat peluang itu…di tempat itu ada satu pulau yaitu pulau tanjungharapan klo tdk salah.

BACA JUGA : Tak Usah Keluar Negeri, Kota Mati Juga Ada di Indonesia, Yuk Intip

Pulau tersebut klo dipoles dan ditata akan sangat cantik dilihat dari lautnya yg masih bersih juga pemandangan indah jika menatap kedaratan bangkala krena berjejer pegunungan. smoga p gub n pemda setempat mengenbangkannya n mempolesnya terus…” tulis akun Illky Hidayat.

Kehadiran Kite Surfing juga tak sedikit dicibir oleh netizen, salah satunya, Dhe Rann “Indah tapi Sangat di sayangkan di kelola sama orang asing bukan pemda,Apalagi sdh beberapa pengunjung lokal yg terusir oleh org asing,apa yg harus di banggakan?” aku dia.

Juga ditulis akun Aoki Yumpa Saran saja sebagai orang awam.permerintah harus intens mengawasi adanya wisata ini.jangan sampai warga setempat terusik adanya wiasata layang. Soalnya budaya kita dengan org bule beda.

BACA JUGA : Menatap Harapan Baru Hutan Pinus Paccumikang Jeneponto Seluas 65 Hektar

Dengan memiliki banyak destinasi wisata yang indah, Butta Turatea ini juga memiliki banyak hewan ternak kuda, kuda pacuan dan pasar kuda.

Tak hanya itu, masyarakat setempat juga jika mengadakan pesta seperti pernikahan, khitanan, jarang Cakrawala treveler menjumpai namanya Coto Kuda, Konro Kuda, dan Gantala Jarang (daging kuda).

Di Jeneponto juga baru-baru ini memiliki pedestrian Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA) atau kincir angin. Juga mempunyai Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

BACA JUGA : Punya Cewek yang Suka Traveling? Ini Hadiah yang Cocok Buatnya

Kembali dengan adanya wisata baru, Kitesurfing di Jeneponto, dilansir dari superadventure, Kitesurfing atau biasa dikenal kiteboarding merupakan olahraga air hasil perpaduan antara surfing dengan layangan.

Berkomentar dengan bijak!