Masya Allah, Remaja Asal Takalar Juara I MTQ Internasional di Mesir

0
Masya Allah, Remaja Asal Takalar Juara I MTQ Internasional di Mesir
Masya Allah, Remaja Asal Takalar Juara I MTQ Internasional di Mesir

SUARATURATEA.COM, TAKALAR – Rahmat Eryand Afrizal, pria berusia 19 tahun warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan berhasil menyabet gelar juara I dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di tingkat Internasional Mesir.

Dirinya mampu mewakili negara Indonesia dengan berlomba dari beberapa perwakilan negara lainnya yang ada di dunia.

“Jadi Awalnya saya memang dari PPTQ Al Imam Al-Jazary Kabupaten Takalar,” kata dia saat berbincang dengan media kediamannya. Sabtu (8/5/2021).

Ryan sapaan karibnya, mengaku sangat berbangga, karena dirinya mewakili Indonesia sebagai juara dalam ajang Internasional.

“Awal mulanya saya pertama kali ikut lomba di ajang Internasional Mesir. Ini langsung diberikan arahan dengan Ustad” terangnya.

Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) Al Imam Al-Jazary ini berlokasi di Mangngadu, Kecamatan Mangarambombang, Takalar.

“Saya coba-coba dan alhamdulillah, pada lomba ini saya berhasil mendapatkan juara I tingkat Internasional di Mesir,” ungkap Ryan.

Bahkan kata Ryan, setidaknya perwakilan Indonesia yang ikut dalam lomba ini sebanyak tiga orang.

“Kalau tidak salah ada tiga, dua dari Sulsel itu Pangkep dan Takalar. Alhamdulillah bisa dibilang, saya sangat bangga, karena langsung bisa di tingkat internasional,” akunya.

Ryan adalah merupakan anak pasangan suami istri dari Mansyur Daeng Muntu dan Nurlena Daeng Nurung adalah warga Dusun Ujungbassi, Desa Lengkese, Kecamatan Marbo, Kabupaten Takalar.

Dengan menyabet gelar juara I tingkat Internasional MTQ di Mesir, terlebih lagi dirinya mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada gurunya yang selama ini membimbingnya.

“Saya sangat bersyukur, terkhusus juga guru saya, Guru H Khumaedi Hatta, saya sangat berterima kasih, karena telah membimbing saya, sehingga saya bisa berhasil di ajang tingkat Internasional Mesir dengan kategori remaja yang dilakukan secara virtual,” imbuhnya. (*)

Berkomentar dengan bijak!