Mantan Kades Ditembak Mati, Polisi: Pengedar Narkoba dan Melawan Saat Ditangkap

0
Mantan Kades Ditembak Mati, Polisi: Pengedar Narkoba dan Melawan Saat Ditangkap
Ilustrasi | Suaraturatea.com

SUARATURATEA.COM – Mencoba melawan polisi saat hendak ditangkap, Udial Sastra (43) mantan kepala desa ( Kades ) di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir), Provinsi Sumatera Selatan itu tewas ditembak polisi.

Polisi mengatakan, mantan Kades Udial ini ditindak tegas dengan cara ditembak karena melawan petugas dengan menggunakan senjata api.

Penangkapan terhadap pelaku yang merupakan pengedar narkoba dilakukan Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 14.30 WIB.

BACA JUGA : 8 Unit Mobil Bantuan Logistik Milik Divif 3 Kostrad Dikirim ke Sulbar

“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada pengedar narkoba. Kemudian, kita perintahkan tim untuk turun ke lapangan dan mencoba melakukan pemancingan pembelian kepada tersangka,” ungkap Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono SSI saat Press Release di Mapolda Sumsel, Kamis (21/1/2021).

Namun lanjut dia, saat hendak digerebak di Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, tersangka mengatahui ada petugas kepolisian.

Pelaku lalu melarikan diri sambil menembaki petugas.

BACA JUGA : Lima Rumah Warga dan Satu Gereja di Kepulauan Talaud Sulut Rusak Diguncang Gempa

“Kemudian, anggota kita melakukan pengejaran terhadap tersangka dan memberikan tindakan tegas dan terukur kepadanya hingga tersungkur hingga menyebabkan tersangka meninggal di TKP,” ujarnya.

Kemudian katanya, dengan disaksikan kepala desa, kadus, dan perangkap desa Modong, anggotanya melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan ditemukan 100 gram sabu.

“Dari tersangka, kita berhasil menyita barang bukti (BB) 100 gram sabu, dan senjata api yang dibawanya. Kemudian jasadnya kita bawa ke RS M Hasan dan tadi malam telah diambil oleh keluarganya,” tuturnya.

BACA JUGA : Santunan Para Korban Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi meminta masyarakat jika ada informasi baik tentang pemakai maupun pengedar silahkan dilaporkan ke Polda Sumsel.

”Selain itu, kita akan memberikan tindakan tegas terhadap bandar narkoba yang mencoba melawan dan membahayakan petugas,” tutupnya.


Editor  : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!