Lima Fraksi Tolak Pengadaan Trail DPRD Jeneponto

0
Anggota Banggar Komisi II, Andi Baso Sugiarto Fraksi Gerindra

Kr. Tawang/Jurnalis

TURATEANEWS.COM,JENEPONTO--Polemik  pengadaan 43 unit kendaraan dinas (Randis) sepeda motor  trail untuk empat puluh anggota DPRD terus menuai sorotan. Dan  terus bergulir dikalangan fraksi di DPRD Jeneponto, propvinsi Sulawesi selatan. Tarik ulur kepentingan membuat penetapan rencana kegiatan pemerintah daerah  RKPD, 2016 ini molor  untuk dijadikan sebagai DPA SKPD.

Sejumlah fraksi di DPRD Jeneponto menolak pengadaan 43 unit motor dinas trail yang dianggarkan kedalam APBD 2016. Hal itu terungkap dalam rapat pembahasan antara anggota banggar dan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) yang berlangsung di ruang komisi II DPRD Jeneponto siang tadi Rabu (06/04).

Baca : Wou, Legislator Terima Imbalan Motor Trail

Dalam rapat tersebut. Ditemukan adanya pembelian motor dinas trail yang diperuntungkan untuk 40 anggota Dewan sebagai kendaraan operasional mereka, setiap motor trail dianggarkan 34, 883, 720 perunit. Total anggaran yang bersumber dari uang rakyat alias dana APBD Tahun ini,  senilai 1.5 miliar.

Sebelumnya tim anggaran gubernur sulsel merekomendasikan  agar item pengadaan 43 unit motor trail tersebut dikeluarkan atau dicoret dari APBD Jeneponto tahun anggaran 2016, karena tidak terdapat dalam RKPD.

Akibatnya,  tim anggaran gubernur mengembalikan APBD ke pemerintah daerah Jeneponto untuk dibahas kembali di tingkat banggar DPRD bersama TAPD Jeneponto.

Baca  : Puluhan Kegiatan Fiktif “Diselundupkan” di APBD Jeneponto 2016

Polemik pengadaan motor trail ini, disebabkan adanya satu fraksi dari delapan fraksi di DPRD yang ngotot meloloskan anggaran pengadaan 43 unit motor trail yang nantinya digunakan sebagai kendaraan pribadi Dewan.

Kelima fraksi yang menolak diantaranya, fraksi Nasdem, fraksi Demokrat, fraksi Gerindra, fraksi PAN, serta fraksi PPP. Sedangkan yang ngotot menerima hanya fraksi PKB. Sementara dua fraksi lainnya tidak memberikan komentar.

Baca  Juga  :

Pada Akhirnya, APBD Jeneponto 2016 Ditetapkan, Defisit Rp 29.58 Miliar 

Menunggak Membayar, Listrik Kantor DPRD dan RSUD Jeneponto Terancam Diputus PLN 

Defisit Membengkak, APBD Jeneponto 2016 Gagal Disahkan 

Berkomentar dengan bijak!