Kronologis, Pengacara, Aniaya Wartawan Metro TV

0
Upa Labuhari pengacara terduga pelaku penipuan “penerimaan calon Brigadir Polisi”

Kasus Dugaan Penipuan “Calon Siswa Polisi”

Agung/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO— Buntut dari peliputan kasus dugaan penipuan “penerimaan calon Brigadir Polisi” di kantor Polisi, Kamis (13/10/2015) sore,   dengan korban Nurhayati (36), warga Kecamatan warga Allu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala mengharuskan konbtributor Metro TV Jeneponto, Sulaiman Nai, memeriksakan diri di Rumah lantor daeng pasewang untuk mendapatkan Visum et repertum.  

Sulaiman Nai merupakan salah satu wartawan yang meliput pemeriksaan korban penipuan, yang diduga dilakukan ATL warga Kecamatan warga Allu, Kelurahan Benteng, Kecamatan Bangkala kabupaten Jeneponto.

Baca : Tipu Calon Polisi, ATL Dilaporkan ke Polisi

Sebelum aksi kekerasan ini terjadi, sejumlah wartawan sedang berada diruang Reskrim untuk mewawancara seorang lelaki yang mengaku pengacara pelaku dugaan penipuan “penerimaan calon Brigadir Polisi”.

“Kejadian ini bermula ketika saya dan teman teman awak media lain melakukan peliputan seorang warga yang melaporkan oknum Calo Pendaftaran Bintara Polri, Saat teman media ingin wawancara dengan oknum Upa Labuhari yang mengaku pengacara pelaku penipuan atas nama Ahmad Tahir Latu, Tiba – tiba, dia terlihat tidak terima dan berusaha menghalau kamera saya dengan menggunakan botol air mineral,”Ujar Sulaiman Nai

Baca : Tipu Calo Polisi, ATL Terancam 4 Tahun Penjara

Lebih lanjut dikatakan, tak hanya menghalau, Upa Labuhari pun memukulkan botol mineral yang di genggamnya ke perut dan lengan tangan saya, botol yang berisi air mineral pun tertumpah dan mengenai kamera saya.

Tak hanya itu, selain mengaku wartawan media “Sinar Harapan”, Upa Labuhari juga sempat mengancam konbtributor Metro TV Jeneponto akan melaporkannya  ke pimpinan redaksi media tersebut.

Baca Juga :

Pengacara, Kasus Dugaan Penipuan “Calon Siswa Polisi” Aniaya Wartawan Metro TV

Idris Manggabarani : Jika Terbukti, “Sudirman Sijaya” Akan Kita PAW

Insiden “Ancungkan Pistol” Dalam Ruang Sidang, Ini Penjelasan Ketua DPRD Jeneponto

Berkomentar dengan bijak!