Korupsi Mamin, Bendahara DPRD Jeneponto Resmi Jadi Tersangka

Kanit Tipikor Polres Jeneponto, Ipda Uji Mughni

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO — Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Jeneponto resmi menentapkan tersangka terhadap Bendahara DPRD Kabupaten Jeneponto.

Freman ditetapkan tersangka lantaran telah melakukan kasus dugaan tindak pidana korupsi penggelapan anggaran makan minum (mamin) DPRD Jeneponto Tahun 2021.

Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Jeneponto, Ipda Uji Mughni menjelaskan jika memang freman telah resmi menjadi tersangka.

“Jadi kami sudah naikkan sidik dan kami sudah jadikan tersangka,”ujarnya saat ditemui wartawan, Selasa (22/3/2022).

Penetapan status tersangka terhadap bendahara DPRD Jeneponto itu sendiri, berlaku sejak pekan lalu.

“Pada saat hari selasa kemarin itu sudah kami periksa sebagai tersangka dan ada beberapa berkas yang kami minta kepada freman untuk kami lakukan penyitaan,”beber Uji.

Namun kata dia, kepolisian belum berhak melakukan penahanan terhadap terduga tersangka karena berkas belum lengkap.

“Terkait penahanan belum karena kami masih dalam tahap koordinasi dengan pihak kejaksaan,”sebutnya.

Meski belum melakukan penahanan, hal ini akan terus di komunikasikan lagi antara kepolisian dan kejaksaan.

“Setelah kami koordinasikan kembali dan melengkapi berkas maka kami kembali akan melakukan koordinasi penahanan,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Bendahara Freman dilaporkan ke Unit Tipikor Polres Jeneponto karena diduga telah melakukan penggelapan dana makan dan minum DPRD Jeneponto.

Dengan modus memalsukan tanda tangan Sekertaris Dewan DPRD Jeneponto, Muh Asrul.

Setelah itu, terlapor mencoba melarikan diri keluar kota namun tak berselang lama, freman akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Jeneponto pada Kamis 20 Mei 2021 lalu.

Kanit Tipikor Polres Jeneponto, Ipda Uji Mughni.

Berkomentar dengan bijak!