Temukan Kami di Sini:

Kontroversial Dugaan Pungli di Lingkup BKPSDM, Siapa yang Terlibat?

0
Kontroversial Dugaan Pungli di Lingkup BKPSDM, Siapa yang Terlibat?
Duh! ASN Dimintai "Uang Pelicin" Administrasi di BKPSDM Jeneponto, Siapa Dia? [ILUSTRASI/SUARATURATEA.COM/IBNU GAFFAR]

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Dinas Inspektorat  kini melakukan langkah penyelidikan atas kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, penyelidikan ini bermula atas adanya informasi yang santer diberitakan beberapa waktu yang lalu tentang

“Sejumlah ASN Keluhkan Dugaan Pungli Administrasi di BKPSDM Jeneponto” terangnya.

Kepala Dinas Inspektorat Jeneponto, Maskur mengatakan jika Kepala BKPSDM langsung melaporkan hal itu  secara lisan dengan adanya dugaan praktek pungli di instansinya.

“Kepala BKPSDM sudah menyampaikan hal itu kepada kami secara lisan, namun secara tertulis hingga kini belum ada, karena ada yang menduga jika di BKPSDM itu ada pungli Rp 500 ribu,” ujarnya Kepada Wartawan. Senin (06//9/2021).

Bahkan, kata dia, kami menyarankan agar wartawan yang menerbitkan berita tersebut dapat membeberkan identitas oknum yang terlibat. Jika sudah diketahui, maka pihaknya akan mengambil tindakan secara tegas.

“Saya bilang, saya mau ketemu siapa yang angkat berita itu, saya mau diberitahu siapa orang itu (oknum pungli) agar tak melebar. Kami langsung tindaki. Tapi sampai sekarang tidak di tahu siapa,” ucapnya.

Usai kami mendapat laporan, kami langsung ke BKPSDM dan melontarkan pertanyaan ke beberapa pegawai. Namun, tak ada satupun dari mereka yang ingin buka mulut.

Nakes yang menjadi korban pungli  juga diminta untuk membuka identitas oknum tersebut. Jika identitasnya sudah diketahui, maka Inspektorat akan mengeksekusinya secara langsung.

“Saya lalu bertanya di BKPSDM, silahkan mengaku. Bahkan sampaikan siapa nakes yang melapor. Kita selesaikan oknumnya,” tegasnya.

Olehnya itu, ia juga memuji ketegasan yang dilakukan oleh Kepala BKPSDM yang siap mengeluarkan oknum jika terbukti melakukan praktek pungli.

“Responnya bagus, kalau disana bagus sekali, kalau ada disini yang melakukan atau dikasih yang seperti itu, sengaja memang memeras kasih tahu ka. Saya juga kasih keluar disini. Ketegasannya disana,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika tim-nya saat ini masih melakukan proses penyelidikan hingga persoalan ini tuntas.

“Saat ini kami sementara mencari,  kalau kita sudah langsung memeriksa kan beda, kita harus selidiki dulu, dimana titiknya,”tambahnya.

Mantan Kabag Hukum ini juga menegaskan jika identitas oknum tersebut diketahui dan terbukti melakukan pungli. Maka kami akan memberi sanksi dengan menurunkan pangkatnya.

“Ada dua, bisa saja kita rekomendasikan untuk kita turunkan pangkatnya, kalau soal pidananya kan APH kalau terbukti. Bisa ditunda kenaikan gaji berkalanya, atau kita pindahkan dimana tempat-tempat yang bisa terhukum begitu,” terangnya.

Namun, jika oknum itu tidak terbukti maka nama bersama Instasinya segera kami pulihkan. Akan tetapi, jika terbukti, maka oknum tersebut siap untuk dipindahkan.

“Kalau itu terbukti pasti melanggar, kalau itu yes. Tapi kalau tidak namun juga kita harus perbaiki namanya orang kalau memang dia tidak melakukan. Tapi kalau dia melakukan. Kita berikan rekomendasi kepada pak bupati untuk merekomendasikan apakah kita turunkan pangkatnya atau kita pindah,” pungkasnya. (*)

 

Berkomentar dengan bijak!