Temukan Kami di Sini:

Kisah Sedih Keluarga Sang Maestro “Indonesia Pusaka”

0
Sang Maestro, Ismail Marzuki

TURATEANEWS.com—Ismail Marzuki pencipta lagu Indonesia Pusaka bergelar Pahlawan Nasional yang disematkan Negara, namun gelar Pahlawan  ini tidak mempengaruhi kehidupan keluarganya . Kondisi memprihatinkan justru dialami anak semata wayangnya, Rachmi Aziyah Ismail Marzuki. Karya-karya besar sang ayah bertolak belakang dengan kehidupan keluarganya saat ini.

Rachmi kini hidup serba pas-pasan dengan mengontrak di Perum Bappenas A12, RT 1 RW 6, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat. Rachmi tinggal bersama suaminya dan dua orang keponakannya karena keempat anaknya sudah menikah dan memilih tinggal terpisah dengan mereka.

“Bapak (Ismail Marzuki) kerja di RRI, dan enggak pernah dapat pensiun. Ya begini hidup jadi pas-pasan,” kata Rachmi saat ditemui di rumahnya di Depok, Jawa Barat, Kamis (18/8). Seperti dikutip dari merdeka.com

Keterpurukan ekonomi itu bermula saat Ismail Marzuki menderita kanker paru-paru yang mengharuskan dirinya bolak-balik masuk rumah sakit. Rachmi mengisahkan, saat itulah ibunya-istri Ismail Marzuki, Eulis Zuraidah, mulai menjual satu per satu barang berharga untuk memenuhi kebutuhan pengobatan sang ayah.

Sepeninggal sang maestro, Rachmi dan ibunya terpaksa menjual rumah ayahnya di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan memutuskan untuk mengontrak di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Sejumlah barang berharga hasil jerih payah sang bapak pun dijual untuk membiayai sekolah dan kehidupannya.

“Terpaksa saya menjual mobil, motor dan alat-alat, tapi bukan alat musik. Hanya piano, alat musik bapak yang dijual.” Rachmi masih berusia 8 tahun saat ditinggal pergi sang ayah yang meninggal di usia 44 tahun, tepatnya pada 25 Mei 1958.

Kini, keriput makin kentara di wajah Rachmi. Namun, semangat bertahan hidupnya tak pernah lekang digerus zaman. Rachmi enggan meminta belas kasihan pada siapa pun, apalagi kepada keempat anaknya yang telah berkeluarga.

Sumber : Merdeka.com

Baca Juga :

Jenderal Polisi Bintang Satu, Diamankan Paspampres, Ini Alasannya

 

20 Hari Menjabat, Jokowi Berhentikan Arcandra Tahar Dari Menteri ESDM

 

Anggaran APBN 2016 Kembali Dipangkas, Senilai Rp 133,8 Triliun

 

Berkomentar dengan bijak!