KILAS BALIK: Hari Jadi 1 Mei, Sejarah Jeneponto dan Zamannya

0
KILAS BALIK: Hari Jadi 1 Mei, Sejarah Jeneponto dan Zamannya

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Kabupaten Jeneponto, salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan hari ini, telah memasuki usia 158 tahun.

Peringatan hari jadi Kabupaten Jeneponto setiap tahunnya jatuh pada tanggal 1 Mei.

Kabupaten Jeneponto ini tercatat memiliki luas 749,79 km persegi yang meliputi 114 desa dan kelurahan, 11 kecamatan, yaitu: Kecamatan Bangkala, Batang, Kelara, Binamu, Tamalatea.

Dan Kecamatan Bontoramba,, Rumbia, Turatea, Tarowang, Arungkeke, serta Bangkala Barat.

Kabupaten Jeneponto terletak di ujung bagian Barat wilayah Provinsi Sulsel yang jarak tempuhnya dari Kota Makassar sekitar 90 km.

Kabupaten Jeneponto juga tercatat berpenduduk sebanyak 415.174 jiwa, itu berdasarkan dari data pada tahun 2020.

Tahukah Kamu, Hari Jadi Jeneponto jatuh pada tanggal 1 Mei Setiap Tahunnya, mari ulas sejarahnya!.

Pertama November 1863, adalah tahun berpisahnya antara Bangkala dan Binamu dengan Laikang.

Ini membuktikan jiwa patriotisme Turatea melakukan perlawanan yang sangat gigih terhadap pemerintah Kolonial Belanda.

Julukan Kabupaten Jeneponto selain dari Butta Karaeng, juga dijuluki Turatea, yang berarti dalam bahasa Indonesia adalah orang-orang yang diatas.

Pada Tanggal 29 Mei 1929 adalah pengangkatan Raja Binamu, tahun itu mulai diangkat “Todo” sebagai lembaga adat yang refresentatif mewakili masyarakat.

Di 1959 pada tanggal 1 Mei, adalah berdasarkan Undang-undang No. 29 Tahun 1959 menetapkan terbentuknya Daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan, dan terpisahnya Takalar dari Jeneponto. Sulawesi Selatan.

Kedua, tanggal 1 Mei 1863, adalah bulan dimana Jeneponto menjalani masa-masa yang sangat penting yaitu dilantiknya Karaeng Binamu, yang diangkat secara demokratis oleh “Toddo Appaka ” sebagai lembaga representatif masyarakat Turatea.

Mundurnya Karaeng Binamu dari tahta sebagai wujud perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda. Lahirnya Undang Undang No. 29 Tahun 1959 Diangkatnya kembali raja Binamu setelah berhasil melawan penjajah Belanda.

Kemudian tahun 1863, adalah tahun yang bersejarah yaitu lahirnya Afdeling Negeri-negeri Turatea setelah diturunkan oleh pemerintah Belanda dan keluarnya Laikang sebagai konfederasi Binamu.

Tanggal 20 Mei 1946, adalah simbol patriotisme Raja Binamu (Mattewakkang Dg Raja) yang meletakkan jabatan sebagai raja yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah Belanda .

Dengan Demikian penetapan Hari Jadi Jeneponto yang disepakati oleh pakar pemerhati sejarah, peneliti, sesepuh dan tokoh masyarakat Jeneponto, dari seminar Hari jadi Jeneponto yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 21 Agustus 2002 di Gedung Sipitangarri, dianggap sangat tepat, dan merupakan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tata Letak Geografis Kabupaten Jeneponto.

Secara geografis, Kabupaten Jeneponto terletak di 5°23′- 5°42′ Lintang Selatan dan 119°29′ – 119°56′ Bujur Timur.

Kabupaten ini berjarak sekitar 91 Km dari Makassar. Luas wilayahnya 749,79 km² dengan kecamatan Bangkala Barat sebagai kecamatan paling luas yaitu 152,96 km² atau setara 20,4 persen luas wilayah Kabupaten Jeneponto.

Sedangkan kecamatan terkecil adalah Arungkeke yakni seluas 29,91 km².

Berkomentar dengan bijak!