Kilang Minyak Arab Saudi Diserang Rudal dan Drone

Kilang Minyak Arab Saudi Diserang Rudal dan Drone
Smoke is seen following a fire at Aramco facility in the eastern city of Abqaiq, Saudi Arabia, September 14, 2019. REUTERS/Stringer

SUARATURATEA.COM – Dua serangan dilancarkan ke fasilitas minyak Arab Saudi. Serangan yang diduga berasal dari milisi Houthi itu berupa drone dengan sasaran kilang minyak serta rudal balistik menargetkan fasilitas raksasa energi Aramco, Minggu, (7/3/2021).

Kementerian Energi Saudi mengungkap ada area tangki minyak di wilayah Timur Saudi. Area tersebut menjadi salah satu pelabuhan minyak terbesar di dunia.

“Salah satu area tangki minyak di Pelabuhan Ras Tanura di Wilayah Timur, salah satu pelabuhan minyak terbesar di dunia, pagi ini diserang oleh pesawat tak berawak, yang datang dari laut,” kata Kementerian Energi Saudi seperti dikabarkan CNN Indonesia yang mengutip AFP, Senin (8/3).

Kementerian Energi menjelaskan serangan itu tidak menimbulkan korban atau kerusakan. Pecahan peluru dari rudal balistik jatuh di dekat daerah pemukiman Saudi Aramco di kota Dhahran, tempat tinggal ribuan karyawan perusahaan dan keluarga mereka.

Milisi Houthi Yaman mengklaim di Twitter bahwa mereka menembakkan drone dan rudal ke Ras Tanura dan sasaran militer di daerah Dammam, yang dekat dengan Dhahran. Koalisi yang dipimpin Saudi memerangi milisi Houthi yang menggulingkan pemerintahan di Yaman.

Ras Tanura jadi salah satu titik penting Arab Saudi karena merupakan situs kilang minyak dan fasilitas pemuatan minyak dari lepas pantai yang terbesar di dunia.

“Tindakan sabotase semacam itu tidak hanya menargetkan Kerajaan Arab Saudi, tetapi juga keamanan dan stabilitas pasokan energi ke dunia, dan juga ekonomi global,” ungkap juru bicara kementerian seperti dikutip Kontan.

Pada 2019, Houthi berhasil melakukan serangan drone ke kilang Aramco dan mengabitkan kebakaran besar.

Houthi juga berupaya melakukan serangan dengan drone ke ibukota Saudi di Riradh pada 23 Januari 2021, namun digagalkan oleh militer Arab Saudi.

Berkomentar dengan bijak!