Keluhan Pengendara di Sultan Alauddin Kerap Macet, Ulah PKL?

0
Keluhan Pengendara di Sultan Alauddin Kerap Macet, Ulah PKL?
Pantauan di lokasi Jl Sultan Alauddin Kota Makassar.

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Pengendara roda dua mengeluhkan akses lalu lintas sepanjang jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar.

Pengendera itu mengeluh lantaran kerap terjadi kemacetan di sepanjang jalan Sultan Alauddin tepatnya di sekitaran Unismuh Makassar dan Bumi Permata Hijau (BPH).

Pengendara, Ardi (32) mengatakan, mulai sore hingga malam hari di seputaran wilayah Alauddin kerap menimbulkan kemacetan ulah PKL.

“Mulai sore sampai malam itu macet di Jl tersebut (Alauddin) sangat luar biasa, apakah memang karena adanya pedagang kaki lima,” kata Ardi saat diwawancarai, Kamis (22/10/2020).

Ardi mengaku biang kerok kemacetan di seputaran lokasi itu diduga ulah para lapak pedagang kaki lima (PKL). Lantaran konsumen yang singgah di lokasi tersebut menggunakan bahu jalan untuk memarkir kendaraannya.

Sebelumnya ia mengaku di lokasi seputaran wilayah tersebut sempat tak ada lagi PKL, dan akses lalu lintas yang sebelumnya terhambat menjadi lancar.

Namun, belakangan ini PKL kembali muncul dan mulai membuka lapak tendanya tepat di depan BPH. Ardi bahkan mengatakan di lokasi itu juga pelapak semakin hari kian bertambah.

“Saya lihat disitu, semakin hari semakin banyak, semakin full itu di trotoar, jadi setiap pengendara-pengendara yang lewat di situ pasti macet, karena setiap pembeli yang singgah dia parkir kendaraannya di bahu jalan,” terangnya.

Lebih jauh kata Ardi, sebelumnya hanya beberapa pelapak, dia menduga ruang terbuka atau trotoar tersebut dibuka atas perizinan pihak yang berwenang setempat dan ada kaitannya dengan menjelang Pilwalkot ini.

“Sebelumnya hanya beberapa pelapak, tapi saya kurang tahu, akhir-akhir ini entah karena jelang Pilkada semakin banyak saya lihat PKL,” tuturnya.

Ia menduga, PKL kembali dibuka lantaran adanya persaingan suara jelang Pilkada, Hingga akhirnya para PKl di lokasi itu dibukakan kembali ruang untuk berlapak.

Bahkan kata Ardi, setiap jelang hari raya Idul Fitri atau idul adha, kondisi arus lalu lintas di lokasi itu pasti menghambat lalu lintas.

“Apalagi kalau jelang itu bulan-bulan puasa atau hari raya, kita itu kodong akses jalan terhambat,” pungkas Ardi.

Penulis : Arya Pratama
Editor    : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!