Kejari Takalar, Korupsi Perjalanan Dinas DPRD Takalar Sudah Temukan Titik Terang

0
Kepala Kejarsaan Negeri Takalar Feritaas

Jaya/Jurnalis

TURATEANEWS.com,TAKALAR—Kasus dugaan korupsi bimbingan tehnik (Bintek) serta biaya perjalanan dinas anggota dewan Takalar terus dikembangkan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar.

Pengembangan Pemeriksaan ini kita lakukan untuk mendapatkan siapa yang paling bertanggungjawab atas kasus dugaan Korupsi SPPD dan Bimtek Fiktif, baik perjalanan ke Surabaya dan Jakarta,” beber Zulmar Kasi Datun Kejari Takalar

Baca  : Ketua KNPI Takalar Geram, Layangkan SMS Ancaman

Zulmar menambahkan, saat ini pihaknya sudah memeriksa puluhan angota DPRD Takalar, diantaranya Muh Nur Fitri dari PKS, Drs H  Ahmad, dari Partai Gerindra, Ir Hasbullah, Ir Husniah Rahman  dari Partai Demokrat, bahkan Ketua DPRD Takalar H Jabir Bonto.

Terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Feritass, mengatakan, jika hasil dari pemeriksaan sejumlah anggota DPRD ini akan menujui titik terang pengungkapan kasus ini.

“Jika hasil dari pemeriksaan sejumlah anggota DPRD ini ada indikasi kuat, pasti ada tersangka, Seberapapun kalau kerugian negara itu namanya korupsi, terus kita usut,” tegas Feritass.

Baca  : Disorot Media, Ketua KNPI Takalar Geram

Feritass menambahkan, apalagi kerugian negara ditemukan ratusan juta rupiah, sebab ini adalah korupsi secara berjamaah SPPD Fiktif dan penyidik kejaksaan akan mendalami terus sampai ada tersangka, “Sebab indikasinya sudah mengarah kesana,”ungkapnya

Sementara itu, LSM Sorot Amir, mendesak kejaksaan Takalar agar serius menangani kasus SPPD dan Bimtek fiktif ini, “Kami berharap agara kejaksaan  tidak masuk angin menangani kasus ini,Apalagi kasus ini diduga merugikan negara ratusan juta rupiah untuk SPPD Fiktif DPRD Takalar,”ungkapnya

Berita Terkait :

Mengawal Korupsi di RSUD Jeneponto, GAM Tak Pernah Takut Walaupun Teror Menerpa

Puluhan Kegiatan Fiktif “Diselundupkan” di APBD Jeneponto 2016

Berkomentar dengan bijak!