Temukan Kami di Sini:

Kasus Pencungkilan Mata Bocah di Gowa, Dokter Spesialis Jelaskan Kondisinya

0
Kasus Pencungkilan Mata Bocah di Gowa, Dokter Spesialis Jelaskan Kondisinya
Kasus Pencungkilan Mata Bocah di Gowa, Dokter Spesialis Jelaskan Kondisinya

SUARATURATATEA.COM, GOWA – AP, bocah berusia enam tahun yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan satu keluarga ini mengalami luka beberapa bagian di matanya. Itu dikerenakan perbuatan keji satu keluarga yang terdiri dari ibu, bapak, paman dan kakeknya.

Peristiwa malang yang dialaminya ini membuat dia harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Syech Yusuf Gowa setelah berhasil diselamatkan oleh pamannya, Bayu.

Salah satu dokter spesialis mata, dr Yusuf Bachmid yang menangani korban dalam penindakan operasi mata itu mengatakan, masih ada harapan mata kanan korban membaik. Meski begitu, untuk tingkat persentase kerusakan bagian mata bocah AP ini diharapkan juga bisa pulih.

“Kita yang penting, penglihatannya masih bagus itu yang akan kita kejar. Insya Allah itu kelihatahnya masih bagus, Insyaallah (masih bisa melihat). Kita berharap begitu. Insya Allah menjadi lebih baiklah, artinya tetap bisa melihat,” terangnya.

Lebih lanjut kata dia, bahwa saat pemeriksaan awal pada mata AP ini mengalami infeksi pada sklera (bola mata bagian berwarna putih).

“Kalau yang kita lihat kemarin, bagian putihnya itu, skleranya. Makanya kita berharap korneanya (Kornea adalah lapisan bening dan tipis seperti lensa kontak yang terletak di bagian paling depan dari bola mata) aman, Insya Allah penglihatannya bisa bagus,” bebernya.

Sementara ntuk penyebab terjadinya infeksi pada mata kanan korban, lantaran mengalami terkelupas dan robek. Meski mengalami robek, dokter spesialis mata ini menuturkan bahwa kondisi robek itu tidak selamanya mengganggu penglihatan atau menjadikan seseorang buta.

“Penyebab infeksinya karena terkelupas. Iya ada beberapa bagian yang robek, kan bagian yang robek tidak selamanya mengganggu penglihatan, kalau di bagian putih atau stera itukan tidak terlalu berat, kalau kornea itu berat,” jelasnya. (**)

Berkomentar dengan bijak!