Temukan Kami di Sini:

Kasus Khadafi Terus Berlanjut, BK DPRD Jeneponto Layangkan Surat Pemanggilan

0
Kasus Khadafi Terus Berlanjut, BK DPRD Jeneponto Layangkan Surat Pemanggilan
Kasus Khadafi Terus Berlanjut, BK DPRD Jeneponto Layangkan Surat Pemanggilan

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Kabar kasus anggota dewan Jeneponto, KD dengan salah seorang wanita yang baru dinikahi kini terus berlanjut.

Kabar tersebut disampaikan oleh wakil ketua badan kehormatan (BK) DPRD Jeneponto, Awaluddin Sindring.

Menurut Sindring, bahwa kasus yang saat ini ditangani pihaknya telah masuk tahap pemanggilan terlapor dan melakukan full baket atau mengumpulkan sejumlah alat bukti.

“Kita sudah melakukan langkah persyuratan ke bersangkutan, hari ini sebenarnya jam 1 kami tunggu, tapi sampai jam sekian belum ada diruang ini,” ujarnya. Rabu (5/5/2021)

Ia menjelaskan, bahwa akan dilakukan pelayangan surat pemanggilan ke dua terhadap Khadafi.

“Kita akan melakukan pemanggilan ke dua sampai ketiga. Ketika pemanggilan ketiga juta tidak direspon maka dengam sendirinya BK akan berlanjut untuk prosed-proses yang kita hanya kumpulkan full baket,” jelasnya.

Dia mengatakan, soal sanksi yang akan diberikan terhadap Khadafi pihaknya mengaku belum menyimpulkan sanksi apa saja yang akan dikenakan.

“Terkait nanti bagaimana proses sanksinya itu kita tunggu tata cara beracara,” ungkapnya.

Dia mengaku belum bisa memastikan kasus tersebut besar atau tidak. Sebab, pihaknya masih menunggu hasil full baket dan penyelidikan dari tim dilapangan.

“Iya nanti kita lihat sejauh mana nanti hasil teman-teman untuk pengumpulan baket dan hasil penyelidikan. Nanti kita lihat terkait pengaduan si wanita itu nanti kita konfirmasi sejauh mana. Dan ini juga tetap kami akan konsultasikan le tingakat lebih tinggi,” terangnya.

Namun, ketika pegadu dan teradu telah dipanggil untuk dimintai keterangan, disitulah BK akan menyimpulkan sedang atau berat kasus tersebut.

“Nanti mungkin setelah pemanggilan untuk mengambil keteranganya si pengadu dan teradu itu nanti kita lihat sejauh mana pelanggaranya apakah sedang atau berat. Kita ada berapa tingkatan,” pungkasnya.

Berkomentar dengan bijak!