Kardus ‘ISLAM X’ Diduga Berisi Bom di Makassar, Ternyata Hanya Ini

Lagi, Kardus 'ISLAM X' Diduga Berisi Bom di Makassar, Ternyata Hanya Ini
Foto : Personel Brimob Polda Sulsel melakukan pengamanan ketat di lokasi kejadian. (ISTIMEWA)

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Sebuah paket yang dikemas dalam kardus ‘ISLAM X’ menggemparkan warga Kota Makassar. Rabu (31/3/2021).

Kardus itu dibumbuhi dengan tulisan ‘ISLAM X’. Kardus yang tergeletak itu ditemukan di Sungai Pareman, Kelurahan Lajangitu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Penemuan kardu itu terjadi sekitar pukul 07.00 pagi tadi, satu buah dus berukuran 60 cm X 40 cm bertuliskan ISLAM X. Puluhan warga mendatangi lokasi penemuan tersebut. Namun tidak berani membuka barang itu.

BACA JUGA : Akar Sejarah Jamaah Ansharut Daulah: Niat Aman Abdurrahman Mendirikan Khilafah
BACA JUGA : Oknum Kepsek di Jeneponto Dilapor Siswinya, Diduga Lakukan Cabul

Informasi yang dihimpun dus pertama kali ditemukan warga bernama Verol. Tim Jibom Polda Sulsel telah mengamankan lokasi penemuan setelah mendapatkan informasi tersebut.

Komandan dari Satuan Brimob Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Anis yang dikonfirmasi, usai menerima laporan masyarakat anggota langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Lagi, Kardus 'ISLAM X' Diduga Berisi Bom di Makassar, Ternyata Hanya IniTim Gegana Brimob Polda Sulsel mengamankan paket kardus.

“Tim Jibom Gegana Brimob Polda Sulsel langsung meluncur ke lokasi. Lokasi pun disterilkan dan paket diidentifikasi menggunakan x-Ray,” ungkap Mantan Dansat Brimob Polda Sulbar ini.

BACA JUGA : VIDEO: CCTV dan Pasca Bom Bunuh Diri di Gereja Ketedral Makassar
BACA JUGA : Surat Wasiat Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar, Ummiku Minta Maafka

Anis juga menambahkan, bahwa anggota sudah mengamankan lokasi dan membawa barang bukti tersebut. “Sudah dibawa ke Mako Gegana Brimob Polda Sulsel,” ujarnya.

Sementara itu, paket dus itu kata Anis hanyalah bohlam lampu dan dipastikan tidak berisi bom.

“Untuk jumlahnya lampu bekas tersebut sekitar 103 yang berada di paket tersebut,” pungkasnya.

Berkomentar dengan bijak!