Temukan Kami di Sini:

Kadis Perhubungan Ditegur Bupati Jeneponto: Tak Makai Masker

0
Bupati Jeneponto Imbau Masyarakat Tak Ada Perayaan Natal dan Tahun Baru
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar memimpin rapat Coffe Morning di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto.

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar didampingi Wakil Bupati Paris Yasir dan Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin memimpin Ngopi Pagi di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu Jeneponto, Selasa (2/6/2020).

Dalam rapat tersebut, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar meminta satu persatu Kepala OPD untuk melaporkan kinerjanya selama Pandemi Covid-19.

Dalam rapat itu, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menegur Kepala Dinas Perhubungan Jeneponto, Aspa Muji.

Aspa Muji ditegur oleh Bupati Jeneponto terkait adanya anggota perhubungan tidak menggunakan masker saat beraktivitas di Pasar Karisa.

“Kadis Perhubungan tolong anggotamu kasih jadi contoh, saya lihat banyak tidak pakai masker,”kata Iksan Iskandar.

Pada pertemuan itu, Bupati Jeneponto dua periode itu meminta Dinas Kesehatan melaporkan perkembangan penanganan Covid-19 di Jeneponto.

Untuk melaporkan perkembangan penanganan Covid-19 di Jeneponto, Plt Dinkes diwakili Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Jeneponto, Syusanty melaporkan Penanganan Covid-19 di Jeneponto adanya penambahan dua kasus.

“Ijin saya sampaikan bahwa kita terdapat penambahan kasus positif cluster Makassar dan keduanya insial S dan B,”ujar Susanti.

Susanti menjelaskan, dengan adanya dua orang Positif, maka total keseluruhan yang positif dari 5 orang menjadi 7 orang.

“Dari 7 yang positif sesuai hasil Swabnya, 4 orang sudah sembuh dan 3 sementara di rawat di beberapa RS di Makassar,” jelas Syusanty.

Syusanty menyampaikan ke Bupati Jeneponto,bahwa Susanti, Jeneponto belum bisa dikatakan zona aman karena ada penambahan kasus.

“Kita doakan semoga kedepannya tidak ada lagi penambahan kasus positif. Saat ini kita menunggu hasil pemeriksaan Swab petugas rumah sakit Lanto Daeng Pasewang sebanyak 30 orang. Mereka sementara isolasi mandiri di rumah masing-masing,” pungkasnya.

Berkomentar dengan bijak!