Temukan Kami di Sini:

Kabupaten Jeneponto Dilanda Banjir, Penyebabnya Tak Terduga, Ratusan Rumah Porak-poranda

0
Kabupaten Jeneponto Dilanda Banjir, Penyebabnya Tak Terduga, Ratusan Rumah Porak-poranda
Kabupaten Jeneponto Dilanda Banjir, Penyebabnya Tak Terduga, Ratusan Rumah Porak-poranda

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Selama dua hari berturut-turut hujan deras mengguyur Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan mengakibatkan terjadinya banjir. Kamis (8/7/2021).

Setidaknya, banjir yang melanda sebagian wilayah di Jeneponto ini membuat ratusan rumah warga hancur porak-poranda.

Banjir yang melanda Butta Turatea ini disebut lantaran tanggul penahan debit air sungai jebol.

BACA JUGA : Terendam Banjir, Ini Wilayah yang Kondisi Ringan dan Berat di Jeneponto

Hal ini dituturkan langsung oleh Wakapolres Jeneponto, AKBP Herry, perihal peristiwa yang menimpa warga tersebut.

“Jadi ada beberapa rumah yang terbawa arus. Ini diakibatkan adanya sebuah tanggul yang jebol. Sehingga mengakibatkan air masuk ke pemukiman warga yang membuat rumah terbawa arus dan rusak parah,” kata Herry di Jeneponto.

Peristiwa ini terjadi sekira pada pukul 03.00 dini hari tadi, di kampung Tanakeke, Desa, Tarowang, Kecamatan Tarowang.

BACA JUGA : Nia Ramadhani dan Suaminya Ardi Bakri Ditangkap, Kasusnya Narkoba

Lebih jauh kata Ajun Komisaris Besar Polisi itu mengatakan, setidaknya ada Puluhan rumah yang mengalami rusak parah dan ratusan lainnya rusak ringan.

“Kalau yang rusak parah itu ada sekitar kurang lebih 20 unit rumah, Untuk yang terdampak sendiri itu sekitar ratusan rumah lebih,” jelasnya.

Bahkan, sambung Herry ada sebuah kios yang menutup badan jalan. Sehingga mengakibatkan macet. Namun, pasca kejadian tersebut, aparat TNI-Polri bersama warga langsung melakukan proses evakuasi.

BACA JUGA : Rumah Berserakan dan Lima Hanyut, Banjir di Jeneponto Tewaskan Satu Warga

“TNI-Polri bersama warga langsung melakukan proses evakusi sebuah kios yang menutup badan jalan akibat terbawa arus banjir,” tambahnya.

Sementar untuk korban jiwa dalam peristiwa banjir ini tak ada yang dilaporkan. Banjir yang melanda wilayah di Jeneponto diketahui juga kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Untuk dilokasi sendiri, banjir memang kerap terjadi, itu pun hanya setinggi lutut saja hingga tak mengakibatkan kerusakan yang berat. Namun, kejadian terparah baru kali ini terjadi,” tandasnya.

BACA JUGA : FOTO: Banjir Merendam dan 1 Warga Tewas, Rumah di Jeneponto Porak-poranda

Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum dan pribadi milik warga yang ada juga turut hancur dan rusak.

“Untuk sarana dan prasarana sendiri banyak yang rusak. Seperti jalanan hingga kapal nelayan banyak yang hilang terbaewa arus aliran sungai,” pungkasnya. (**)

Berkomentar dengan bijak!