Jurnalis Ungkap Fakta Pembakaran Halte Sarinah, Netizen: Awas Kang Baso!

0
arasi TV mengungkap para pelaku pembakar Halte Sarinah Jakarta saat demo tolak UU Cipta Kerja. Wajah-wajah terduga pelaku dipaparkan dalam sebuah video kronologis.(Narasi TV)

SUARATURATEA.COM – Warga net dihebohkan dengan hasil kerja jurnalistik Tim Mata Najwa yang mengungkap terduga pelaku pembakaran Halte Sarinah lalu.

Hasil investigasi Tim Mata Najwa berjudul ’62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah l Buka Mata’ diunggah akun YouTube Narasi Newsroom memberikan perspektif pada publik.

Sebelumnya, narasi yang berkembang adalah Halte Harmoni dibakar massa buruh, mahasiswa dan pemuda yang terlibat aksi menolak UU Cipta Kerja.

BACA JUGA : Tampang Pelempar Bom Molotov ke Pos Polisi di Makassar, Terungkapkah Siapa Dia?

Namun video berdurasi 9 menit 58 detik mengungkap fakta baru seputa peristiwa pembakaran Halte Transjakarta Sarinah di tengah aksi demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10/2020)

Beragam komentar dilayangkan para netizen setelah melihat tayangan Tim Mata Najwa yang berasal penulusuran rekaman CCTV di sekitar Halte Transjakarta Sarinah dan data digital yang beredar di media sosial.

Setelah melihat cuplikan di video tersebut, banyak netizen yang curiga jika pelaku pembakarnya bukan lah demonstran, melainkan sekelompok orang yang terorganisir yang diduga dengan sengaja ingin menciptakan kerusuhan.

Tangkapan Layar Video Penelusuran Mata Najwa Terkait Perusakan dan Pembakaran Halte Sarinah (YouTube/Narasi Newsroom).

Disimak dalam video tersebut, kelompok pelaku pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu awalnya terlihat datang dari arah Jalan Sunda. Kemudian sebelum melancarkan aksinya, mereka terlebih dahulu terlihat melakukan observasi di sekitar lokasi. Setelah itu, lalu mengetik di ponsel seakan berkomunikasi dengan pihak lain.

BACA JUGA : Hari Sumpah Pemuda dan Libur Panjang, Wisata di Malino Capai 8.451Pengunjung

Selain itu, ada satu orang dari kelompok tersebut yang terlihat bolak-balik mencari api untuk membakar Halte Transjakarta Sarinah. Mulai dengan menggunakan plastik cone, spanduk, hingga kardus.

Singkat cerita, akhirnya Halte Transjakarta Sarinah itu pun terbakar. Titik api muncul pertama kali di sisi selatan halte.

Dari rekaman CCTV tersebut dapat terindentifikasi bahwa kelompok perusak dan pembakar Halte Transjakarta Sarinah itu berjumlah tujuh orang.

Setelah melihat tayangan video tersebut, sejumlah warganet pun menyampaikan pendapat dan komentarnya. Beberapa dari mereka meyakini bahwa perusak dan pembakar Halte Transjakarta Sarinah bukanlah mahasiswa dan buruh.

Di sisi lain, mereka juga menduga adanya oknum tertentu yang dengan sengaja menciptakan kerusuhan sehingga menimbulkan kesan negatif terhadap gerakan mahasiswa dan buruh.

Narasi TV mengungkap para pelaku pembakar Halte Sarinah Jakarta saat demo tolak UU Cipta Kerja. Wajah-wajah terduga pelaku dipaparkan dalam sebuah video kronologis.(Narasi TV)

“Dari sini gue percaya yang bakar bukan buruh maupun mahasiswa,” kicau akun Twitter @rebahanenaktauu.

Adapula warganet yang berkomentar dengan membanding-bandingkan kerja polisi dengan jurnalis. Sebab, diketahui polisi belum berhasil mengungkap aktor yang melakukan pembakaran di sejumlah halte saat terjadi demonstrasi di Jakarta.

“Sampai sekarang pelaku ini belum ditangkap. Kemampuan penyelidikan polisi yang kalah sama jurnalis, ataukah memang ternyata pelaku adalah……titik titik.” kicau @katanyaabon.

“Awas ada kang bakso,” timpal @tetehayyy.

“Awas diciduk,” balas @Yulianiarianii.

Bagaimana pandangan Anda setelah menyaksikan video tersebut?

Berkomentar dengan bijak!