Jika Mencium Bau Kembang Melati, Benarkah Ada Kuntilanak ?

0
Jika Mencium Bau Kembang Melati, Benarkah Ada Kuntilanak ?
Dokumentasi istimewa (ayam.kapir)

SUARATURATEA.COM – Sewaktu kecil dulu rumah sakit adalah salah satu tempat yang paling ane takuti. Bukan takut karena ada hantu nya, melainkan takut karena ada dokter.

Takut di suntik dong ane wkwk. Klasik sekali ya, tapi memang seperti itu phobia ane, takut dengan suntikan, takut dengan dokter dan takut dengan rumah sakit. Sejak kecil ane paling anti rawat inap di rumah sakit, seberat apapun penyakit kalau masih ada opsi rawat jalan, pasti ane memilih rawat jalan.

Tapi balik lagi, yang namanya kesehatan tidak ada yang bisa memprediksi. Sekarang kita sehat, besok bisa saja sudah masuk ruang operasi.

Dan itu terjadi pada ane. Sebenarnya ane tidak pernah ada keluhan berat sehubungan dengan kesehatan sebelumnya, paling sering sakit batuk, pilek, ya penyakit itu-itu saja.

Sampai suatu hari tanpa ada angin dan hujan, tiba-tiba ane kram perut hebat sampai gak bisa gerak dan gak bisa berdiri, akhirnya ane dibawa ke rumah sakit dan ternyata ane mempunyai kista coklat, dan itu sudah pecah.

Jadi mau tidak mau dalam hitungan jam ane harus melakukan operasi laparoskopi untuk mengangkat darah dan selaput kista nya.

Setelah operasi ane rawat inap selama 3 hari di RS, nah selama 3 hari inilah perjalanan mistis ane dimulai. Ane sebenarnya bukan seseorang yang mampu melihat penampakan mahluk-mahluk halus, tapi terkadang ane bisa merasakan dan mencium bau anyir atau wangi jika ada mahluk-mahluk seperti itu di samping ane.

Dulu ane operasi sekitar pukul 1 siang, dan ane baru benar-benar sadar bisa merasakan nyeri kira-kira pukul 7 malam.

Di hari pertama rawat inap pasca operasi ane sama sekali tidak bisa tidur sampai pagi, nyeri pasca operasi ternyata luar biasa sekali, walaupun sudah disuntik obat pereda nyeri, rasa nyeri tetap sama saja.

Saat rawat inap, ane di temani oleh ibu dan ayah ane. Awalnya beliau ini ikut begadang menemani ane yang sedang kesakitan, tapi pukul 02.00 dini hari ane lihat baik ibu dan ayah ane sudah lelap, ya ane paham mungkin mereka kelelahan menjaga ane dari siang.

Suasana malam itu sepi sekali, padahal ane ada diruangan kelas 3 yang dalam 1 ruangan berisi 10 bangsal. Tapi waktu itu bangsal hanya terisi sekitar 5 orang.

Samar-samar ane mendengar suara rintihan perempuan, suaranya benar-benar seperti suara rintihan kesakitan dan itu jelas sekali dari arah bangsal sebelah.

Ane sempat ingin duduk dan menengok ke bangsal sebelah, takutnya pasien bangsal sebelah kenapa-kenapa.. Cuma ketika ane mencoba duduk, belum bisa karena posisi ane belum bisa bergerak pasca operasi.

Akhirnya ane mencoba meraih kelambu menggunakan botol aqua, sedikit tersingkap kelambunya dan ane melihat pasien bangsal sebelah sedang tidur nyenyak.

Ane kaget dong, kok pasien sebelah tidur, lah tadi ada suara orang merintih siapa. Tapi saat itu ane masih mencoba berpikir positif, mungkin yang merintih bangsal sebelahnya lagi mungkin. Pokoknya ane mencoba untuk terus berpikir positif.

Hari kedua ane rawat inap, perawat sudah mulai menyarankan ane untuk berlatih bergerak dan duduk. Karena ane memang tipe orang yang mudah sekali bosan, setelah diperbolehkan duduk, ane mengajak ibu untuk berkeliling di area rumah sakit untuk mencari udara segar dan agar tidak bosan di dalam kamar. Ane berkeliling ke beberapa lorong rumah sakit.

Nah ketika ane melewati lorong pengambilan obat yang disampingnya adalah ruang operasi, dan itu bau semerbak kembang melati kuat sekali.

Wah ada yang gak beres nih batin ane. Padahal itu posisi masih sore lho belum gelap. Saat itu ane cuma berdoa ya Alloh rasanya ingin cepat segera keluar dari rumah sakit ini.

Hari ketiga, sumpah di hari ini ane sering sekali mencium bau kembang melati.

Ane bahkan sampai bertanya pada ibu, ini siapa si yang pakai parfum bau kembang melati, tapi kata ibu gak ada yang pakai parfum, bahkan ibu ane juga gak mencium bau kembang melati.

Dan itu hampir setiap masuk waktu sholat ane selalu mencium bau itu, entah kenapa. Ane sempat takut jangan-jangan ada mahluk halus yang mengikuti ane saat di lorong pengambilan obat sampai ke bangsal.

Tapi untung saja saat ane pulang kerumah, ane sudah tidak pernah mencium bau kembang melati itu lagi.

Pertanyaan untuk kak Frislly, Citra dan Rika dalam event #Oktoberhantu, apakah yang mengikuti ane selama di rumah sakit adalah kuntilanak? Karena biasanya yang identik dengan bau kembang melati kan kuntilanak.

| sumber cerita : ayam.kapir (kaskus.co.id)

Berkomentar dengan bijak!