“Jeneponto Gammara” Ini Potret Sampah Berserakan di Jalan Trans Sulawesi

0
Sampah berserakan di Bontocinde, Kecamatan Tamalatea, Jeneponto

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Julukan Jeneponto Gammara adalah salah satu tagline yang memikat para masyarakat Kabupaten Jeneponto.

Selain Butta Turatea, Jeneponto dikenal juga dengan Tanah Karaeng. Namun, kali ini potret Jeneponto Gammara tampak mencoreng di mata masyarakat.

Ini lantaran banyaknya sampah yang berserakan di pinggir jalan raya saat akan menuju ke Kota Makassar.

Sampah yang berserakan ini terletak di Kampung Bontocinde, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Agung, warga sekitar yang kerap melintas di lokasi tersebut membuat tak nyaman. Apalagi lokasi tersebut tak jauh dari sekolah dan pemukiman warga, BTN.

“Ini sangat disayangkan, apalagi jalan ini jalan provinsi tempatnya orang naik ke Jeneponto begitupun ke Makassar,” ujar Agung. Rabu (13/5/202)).

Ia menyayangkan lantaran hingga kini belum ada pihak terkait yang melakukan pembersihan.

“Dulu sedikitji, ini semakin tertambah, jangan sampai dijadikan terus tempat pembuangan, apalagi respon pemerintah di sini tidak ada,” ujarnya.

Meski begitu, Agung juga mengaku kesadaran masyarakat untuk tetap sama-sama menjaga lingkungan.

Sebelumnya, tangkapan kamera yang tak menyenangkan itu telah diunggah di halaman instagram @Jenepontoinfo.

Dalam unggahannya menuliskan “Lokasi tumpukan sampah di Turunan sebelum Lapangan Tamalatea dari arah Bantaeng.

Semoga ini menjadi perhatian Pemerintah agar menyediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan kesadaran Warga akan kebersihan lingkungan, apalagi lokasi tersebut adalah jalan trans provinsi yang setiap hari dilalui oleh pengendara dari luar Jeneponto.

Sampah tersebut sudah hampir sebulan menumpuk dan hanya dibakar di pinggir jalan hingga sangat2 membahayakan bagi pengendara yang ingin melintas.”

Ini langsung ditanggapi sejumlah netizen.

“Penting juga adanya kesadaran masing² warga masyarakat untuk hidup bersih, urusan sampah pemerintah terus yang disalahkan. Kita mi juga yang berfikir bagaimana caranya itu supaya nda berserakan sampahta, kalo bisa ada sedikit sampah, dibakar” tulis fitrahi*****_ di kolom komentar.

Pentingnya tempat sampah dan edukasi” lanjut dnap***

Penulis : Tahir
Editor   : Reza

Berkomentar dengan bijak!