Innalillah, Sosok Mayat Pria 75 Tahun Ditemukan di Perkebunan di Jeneponto

0
Innalillah, Sosok Mayat Pria 75 Tahun Ditemukan di Perkebunan di Jeneponto
Kakek Ambotang di Jeneponto ditemukan tewas di kebun

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO — Warga dusun Borongloe Desa Bontorappo Kecamatan Tarowang digegerkan dengan penemuan mayat di area perkebunan jagung Kamis, (16/01/2020) sore.

Mayat laki-laki berusia kurang lebih 75 tahun itu pertama kali ditemukan oleh Jalling yang merupakan pemilik kebun.

Kakek 70 tahun itu ditetahui bernama Ambotang. Ia ditemukan di kebun jagung dengan kondisi sudah meninggal dunia.

Pjs Kasubag Humas Polres Jeneponto AKP Syahrul membenarkan adanya penemuan sesosok mayat di area kebun jaging milik warga, dan mayat tersebut awalnya ditemukan oleh pemilik kebun bernama Jalling.

“Ia (Ambotang) pertama kali ditemukan Jalling Pemilik kebun jagung,” kata AKP Syahrul Kamis (16/01) malam.

Syahrul menuturkan kronologi penemuan mayat itu.  Sekitar pukul 16.00 Wita Jalling Bin Saing Emba, (45) alamat Kalongko Kelurahan Bontoraya Kecamatan Batang hendak akan pulang ke rumah melewati jalan tani dekat kebun miliknya dan melihat sesosok mayat laki-laki tertelungkup dengan kondisi meninggal.

“Saksi (Jalling) tidak mengenali dan identitas korban,”sebut Syahrul.

Syahrul melanjutkan, sekitar pukul  17.00 wita Jalling mencari tau keluarga korban, dan berhasil menemukan keluarga korban yang tinggal di dusun Punagaya Desa Bontorappo.

Pukul 19.30 Wita Keluarga korban menuju kebun yang disampaikan oleh saksi. Keluarga korban mengusung jenasah Ambotang ke rumah anaknya menggunakan tandu sarung.

Menurut pihak keluarga, sambung Syahrul, jenazah Ambotang rencana akan dikebumikan besok di TPU dusun Bontorappo

“Korban meninggal di area perkebunan karena kelelahan tidak tau jalan kembali ke rumahnya, hingga kelaparan dan meninggal. Korban juga diduga mengidap gangguan jiwa,”ungkap Syahrul

Syahrul menyebut, agar tidak terjadi lagi peristiwa yang sama, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai banyaknya orang yang mengalami gangguan jiwa yang ditelantarkan oleh pihak keluarga.

Penulis : Bahar
Editor   : Reza

Berkomentar dengan bijak!