Temukan Kami di Sini:

Ini Sektor yang Membuat Jeneponto Normalkan Perekonomian di Masa PandemiIni 

0

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Pandemi Covid-19 membuat perekonomian di beberapa daerah mengalami penurunan.

Namun berbeda di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Beberapa sektor itu disebut yang menunjang perekonomian di Jeneponto.

Sektor itu dipaparkan Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar.

Dalam program podcast virtual series ke-6 Tribun Timur, mengusung tema ‘Membangun Butta Turatea Dimasa Pandemi’.

Dipandu host, AS Kambie. Podcast itu banyak dicerita Iksan tentang Butta Turatea, Rabu (13/10/2021) malam.

“Ada sektor yang sangat berpengaruh terhadap bagaimana pertumbuhan ekonomi di Jeneponto,” kata Iksan.

Sektoral itu adalah Pertanian, perdagangan, pembangunan.

Sektoral tersebut sangat berkontribusi menunjang pertumbuhan ekonomi dimasa pandemi.

Pemkab Jeneponto mengklaim, sektoral pertanian adalah salah satu yang difokuskan.

Alasannya, aktivitas petani di tengah pandemi tetap berjalan.

“Kebijakan pemda kita lebih fokus kepada petani ini lebih banyak aktivitasnya untuk melakukan kesehariannya,” lanjut Iksan.

Ada dua kecamatan yang relatif aman dari pandemi, Kecamatan Rumbia, dan Kecamatan Tarowang.

Aktifitas petani di dua wilayah ini diklaim menjadi wilayah unggul di bidang pertanian.

“Sektor pertanian tidak terlalu berpengaruh (dimasa pandemi), bahkan tahun ini, kita tetap panen jagung sampai dengan tiga kali,” tambah Iksan.

Petani sebelumnya kerap memanen hasil garapannya hanya dua kali.

Namun, untuk dimasa pandemi saat ini, petani bisa melakukan panen tiga kali.

“Walaupuan luasnya 30 hektar, kita berdasar kebiasaan, tidak biasanya kita panen tiga kali,” ujarnya.

Selain sektoral pertanian, sektor perdagangan juga diklaim memicu perekonomian di Jeneponto.

Bahkan kontribusi sektor perdagangan sangatlah tinggi.

Iksan tak membeberkan berapa angka signifikan yang diklaim dari sektor perdagangan itu.

“Karena aktifitas masyarakat di perdagangan masih berjalan,” papar Iksan.

Hanya saja, ujar Iksan, di sektor perdagangan masih minim yang memperhatikan protokol kesehatan (Prokes).

Sehingga, tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Jeneponto masih berupaya melakukan sosialisasi pentingnya prokes.

“Beratnya kita berhadapan dengan masyarakat secara langsung. Tapi kita juga di segi pedagangan ini memberikan kontribusi sebanyak 13 persen,” ujar Iksan.

Selain perdagangan dan pertanian, sektoral pembangunan juga memiliki dampak yang besar.

“Konstruksi juga tetap berjalan sebagaimana dengan schedule perencanaan melalui APBD,

“Sektor lain juga berjalan dan semuanya mendukung perdagangan dan perekonomian di Jeneponto,” tandas Iksan. (*)

Berkomentar dengan bijak!