Ini Penjelasan Kepala Cabang BRI Jeneponto, Terkait Puluhan Nasabah Yang Merasa Dirugikan

Kantor BRI Cabang Jeneponto (Doc. Ullah)

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO- Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jeneponto langsung merespon aksi protes yang telah dilakukan puluhan anggota Polri yang terdaftar sebagai nasabahnya beberapa hari yang lalu.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Cabang BRI Jeneponto Yandi Suryandi langsung menyampaikan hak jawab sebagai bentuk pertanggung jawaban atas pemberitaan yang telah ditayangkan oleh media Online Suaraturatea.com dengan judul ” Diduga Rugikan Puluhan Nasabah, BRI Jeneponto Enggan Memberi Informasi”.

” BRI telah melakukan penyelesaian dokumen premi asuransi kepada pihak PT Hexsa Eka Life Insurance (HELI) sebagai rekanan asuransi secara periodik,” ujarnya kepada Suaraturatea.com saat ditemui dikantornya. Rabu (19/1/2021)

Bahkan kami beserta regulator mendesak
pihak rekanan asuransi agar segera merealisasikan tuntutan para nasabah.

” BRI bersama regulator telah mendesak PT Hexsa Eka Life Insurance (HELI) untuk segera melakukan pengembalian atau Refund Premi peserta asuransi yang telah mengikuti program asuransi di BRI,” terang Yandi.

Oleh karena itu, BRI meminta kepada seluruh pihak agar tetap tenang dan dapat menahan diri dalam menyikapi masalah tersebut.

” BRI menjamin keamanan seluruh transaksi nasabahnya dengan menerapkan prudential banking operation dan Good Corporate Governance sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku,”Tukas Yandi.

Perlu diketahui sebelumnya, Puluhan anggota Polri yang terdaftar sebagai nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jeneponto, Sulawesi Selatan melakukan aksi protes.

Aksi itu dilakukan lantaran pihak Bank BRI selama ini kurang transparan dalam menyampaikan regulasi asuransi kredit yang dinilai merugikan nasabah.

Salah satu oknum nasabah yang enggan disebut identitasnya mengatakan keluhan itu saat dirinya hendak meminta kredit lanjutan namun tidak ada pengembalian dana asuransi.

“Ada salah satu teman yang saya tanya ternyata pengembalian itu memang benar adanya,” ujarnya kepada Suara. Selasa (18/1/2022) kemarin.

Berkomentar dengan bijak!