Ini Data Rumah Korban Longsor dan Banjir di Jeneponto

0
Ini Data Rumah Korban Longsor dan Banjir di Jeneponto

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Akibat longsor yang menimpa beberapa wilayah di Kabupaten Jeneponto, puluhan rumah warga mengalami rusak parah akibat terbawah derasnya arus air. Sabtu malam (13/06/2020).

Berikut Dusun yang menjadi korban longsor di Kabupaten Jeneponto, titik pertama Kampung Belong Dusun Bontoloe Rumah milik warga, Cappa (30) yang bekerjas sebagai Petani.

Rumahnya miliknya terseret kurang lebih 50 Meter ke pinggir sungai hingga tiang penyangga rumah miliknya roboh ke dasar tanah.

Rumah milik Buang, umur 40 Tahun, pekerjaan petani sebagian/samping rumahnya roboh. Rumah Sdr. Canci, umur 35 Tahun, pekerjaan pedagang rumahnya ambruk dan rata dengan tanah.

Kemudian Titik ketiga tanah longsor di kampung Paloe Dusun Bontoloe mengakibatkan rumah tertimbun dengan tanah dan mengalami kerusakan : Rumah Sdr. Bora umur 50 thn pekerjaan petani mengalami kerusakan pada bagian depan namun ybs. tidak berada dalam rumah. Rumah Sdr. Yabu umur 50 thn pekerjaan petani tertimbun dengan tanah dan didalam rumah terdapat istrinya Tikno dan cucunya Alam.

Kemudian, Banjir di Desa Lebangmanai Kec. Rumbia Kab. Jeneponto yang ketinggian Air sekitar 50 Cm yang disebabkan karena hujan deras dan adanya luapan air sungai, namun saat ini airnya sudah surut. Banjir di Desa Tino Kec. Tarowang Kab. Jeneponto yang ketinggian air sekitar 50 cm yang mengakibatkan terputusnya arus lalu lintas dari arah jalur Makassar-Bantaeng, namun saat ini arus lalu lintas sudah bisa dilewati.

Banjir di Dusun Muncu Muncu, Dusun Jombe Utara, Dusun Jombe Selatan dan Dusun Jombe Tengah Desa Jombe Kecamatan Turatea, dengan ketinggian yang semula diatas jalan sekitar 1 meter, namun saat ini airnya sudah surut.

Untuk Banjir di Kelurahan Balang Kecamatan Binamu dengan ketinggian air sekitar 70 Cm, namun saat ini airnya sudah surut.

Banjir di Dusun Gandi dan Dusun Sapanang Desa Sapanang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto dengan ketinggian air sekitar 100 Cm, namun saat ini airnya sudah surut.

Banjir di Desa Balang Toa Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto dengan ketinggian air 50 Cm, namun saat ini airnya sudah surut.

Mustaufiq Kabag Humas dan Protokol Pemda Jeneponto mengatakan, pihaknya sudah melakukan pembersihan di sekitar lokasi kejadian dan masih melakukan pencarian korban.

“Saat ini untuk arus jalan di jeneponto kita sudah melakukan pembersihan disekitar lokasi kejadian longsor ini dan mencari adanya korban yang tertimbun tanah longsor” katanya saat di konfirmasi.

Penulis : Ilham
Editor : Reza

Berkomentar dengan bijak!