Temukan Kami di Sini:

Hidup Sebatang Kara, Nenek Hasiah di Selayar Tak Pernah Rasakan Bantuan Pemerintah

0
Hidup Sebatang Kara, Nenek Hasia di Selayar Tak Pernah Rasakan Bantuan Pemerintah
Potret nenek Hasiah, Lansia yang hidup sebatang kara di Kabupaten Kepulauan Selayar [ISTIMEWA/SUARATURATEA.COM]

SUARATURATEA.COM, SELAYAR – Hasiah, perempuan lanjut usia (Lansia) yang memiliki usia renta 73 tahun ini hidup dibawah garis kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Hasiah hidup sebatang kara di sebuah rumah panggung berukuran kecil di kampung Jammeng, Desa Laiyolo Baru, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Lokasi kediamannya ini memiliki jarak tempuh kurang lebih 20 kilometer dari pusat perkotaan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA: Tak Sadar Ada Kamera, Sepasang Kekasih Mantap-mantapan di Tebing
BACA JUGA: Lagi, Densus 88 Anti-teror Mabes Polri Bekuk Tiga Terduga Teroris di Lutim

Sejak suaminya meninggal beberapa tahun lalu, nenek Hasiah mencoba bertahan hidup sendiri. Terlebih, ia tidak dikaruniai seorang anak. Disana, ia menghabiskan harinya seorang diri dan harus bertahan hidup tanpa sentuhan bantuan pemerintah.

Tempat tinggal sang nenek Hasiah hanya berukuran 3×6 meter. Kondisinya boleh dikatakan tak layak huni, hanya ada bilik kecil berdinding triplek yang menjadi pemisah dapur dan tempat ia biasa beristirahat. Sementara bagian depan rumahnya hanya ditutupi papan kayu.

Memasuki usia senja, nenek Hasiah tak sanggup lagi bekerja mencari nafkah. Luput dari perhatian pemerintah, membuat dirinya hanya bisa mengharapkan belas kasih dari kerabat hingga tetangganya, terutama untuk makan sehari-hari.

BACA JUGA: Warga Cari Bupati, Tiga Lingkungan di Selayar Keluhkan Jalan Rusak
BACA JUGA: Pendaki yang Meninggal di Gunung Bawakaraeng Bakal Diwisuda Bulan Depan

Selanjutnya…
“Iya, tidak pernah…

Berkomentar dengan bijak!