Hasil Uji Lab BBPOM, Kerang “Mallasoro” Mengandung Arsenik dan Sianida

0
Tim Labfor Polda Sulsel saat melakukan investigasi di PLTU Mallasoro kecamatan Bangkala Jeneponto

Krg. Tawang/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO—Pekan lalu warga Jeneponto dihebohkan dengan kejadian keracunan massal di desa Mallasoro kecamatan Bangkala kabupaten. Sebanyak 63  warga mengalami keracunan. Tiga di antaranya akhirnya meninggal meski telah mendapat perawatan intensif. Selasa (6/9/2016)

Insiden keracunan massa ini diduga dipicu oleh kerang yang dikonsumsi warga. Sebelumnya, warga berbondong-bondong menuju pinggir laut untuk mencari kerang 

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar, Muhammad Guntur, meminta warga tidak mengkonsumsi kerang asal Kabupaten Jeneponto. Binatang laut itu terbukti mengandung zat kimia berbahaya dan mematikan.

“Kerang itu mengandung racun arsenik dan sianida,” kata Guntur dikutip Tempo.com

Menurut Guntur, pihaknya menurunkan tim peneliti untuk mengetahui kandungan zat kimia pada kerang-kerang yang dikonsumsi warga. Hasilnya, dengan proses uji cepat dipastikan bila kerang itu mengandung arsenik dan sianida. “Ini racun yang mematikan meski konsentratnya kecil,” ujar Guntur.

Guntur menambahkan, zat arsenik dan sianida itu diduga bersumber dari pencemaran air laut. Guntur juga mengatakan zat ini bisa juga berasal dari limbah pabrik industri. “Konsentrat kandungan kedua zat ini belum kami diketahui. Intinya, kami melakukan uji cepat dulu untuk mengetahui zat apa yang ada pada kerang itu,” ujar Guntur.

Jenis Kerang yang dikomsumsi warga Mallasoro

Sementara itu, Kepala Layanan Informasi dan Konsumen BBPOM Makassar, Nunu Sugianti, mengatakan tim peneliti dari Bidang Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya tiga kali melakukan uji pada kerang itu.

“Hal itu dilakukan untuk memastikan dan meyakinkan bahwa zat arsenik dan sianida yang terkandung pada kerang itu Dan hasilnya tidak pernah melenceng,” ujar Nunu.

Menurut Nunu, hasil uji cepat laboratorium BBPOM itu akan segera dikirim ke pemerintah Kabupaten Jeneponto. Pihaknya juga masih akan mengurai berapa kadar racun sianida dan arsenik dalam kerang itu. 

“Kami menguji kerang yang masih mentah dan baru dipisah dari cangkangnya,” ujarnya.

Baca Juga :

Warga Pattiro Tewas Usai Nenggak Racun, Polisi : Motif Belum Diketahui

Ini Penyebab Warga Bontoujung Keracunan Kerang Laut

Keracunan Kerang, sembilan warga dilarikan ke Puskesmas Tino

Berkomentar dengan bijak!