Haru Tangis Keluarga Pecah, Nelayan yang Tenggelam dan hilang di Jeneponto Ditemukan Tewas

0
Haru Tangis Keluarga Pecah, Nelayan yang Tenggelam dan hilang di Jeneponto Ditemukan Tewas
Haru Tangis Keluarga Pecah, Nelayan yang Tenggelam dan hilang di Jeneponto Ditemukan Tewas | Foto : Arya Pratama

SUARATURATEA.COM – Seorang nelayan yang dikabarkan hilang dan tenggelam di pantai Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan berhasil ditemukan.

Jenazah korban ditemukan setelah dua hari menghilang, nelayan petani rumput laut ini bernama Sampara daeng Tompo (46).

Kasi Kedaduratan BPBD Jeneponto, Mus Muliadi mengatakan, jenazah korban berhasil dievakuasi dari titik lokasi pertama laporan yang diterima.

BACA JUGA : Korban Gempa Sulbar Bertambah Jadi 84 Orang Meninggal Dunia

“Pukul 16.30 wita Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian (laporan awal peristiwa),” ujarnya.

Setelah berhasil ditemukan oleh petugas, jenazah nelayan yang tenggelam di Jeneponto kemudian dievakuasi ke bibir pantai menggunakan perahu karet.

Haru tangis keluarga dan kerabat korban menyambut kedatangan jenazah.

BACA JUGA : BREAKING NEWS : Nelayan yang Hilang di Arungkeke Jeneponto Ditemukan

Jenazah korban lalu kemudian dibawa menggunakan mobil ambulance menuju kediamannya.

Diketahui, korban dikabarkan tenggelam saat memantau lokasi tanaman rumput lautnya.

Informasi yang diperoleh, Sampara dikabarkan tenggelam dan hilang saat perahu yang ditumpanginya ditemukan di tengah laut oleh nelayan lain.

Para nelayan yang menemukan perahu korban, kemudian membawa perahu tersebut menuju darat.

BACA JUGA : PMI Bergerak Sasar Korban Gempa Sulbar di Wilayah Pegunungan

Ia juga memberikan informasi ke pihak keluarga dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa setempat.

“Kami terima laporan dan informasi tersebut dari nelayan lainnya sehingga kita sebagai perangkat Desa setempat kemudian kita lakukan aksi pencarian dengan caraanual,” ucap Kepala Desa Arpal Muh. Kasim.

“Kejadian sudah dilaporkan ke tim BPBD Jeneponto dibantu dengan Basarnas Kabupaten Bantaeng dengan mengirimkan tim rescue untuk melakukan operasi SAR terhadap korban” lanjut Kepala Desa Arungkeke Pallantikang, Muh. Kasim.

BACA JUGA : Pemkab Gowa Buka Posko Induk Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Sulbar

Muh. Kasim mengatakan, bahwa korban berangkat untuk melihat rumput lautnya pagi tadi sekitar pukul 06.00 WITA.


Penulis : Arya Pratama
Editor    : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!