Hardiknas Diwarnai Aksi Demo Di Takalar

0
Ilustrasi Demo Makassar

Jaya/Jurnalis

TURATEANEWS.com,TAKALAR–Hari pendidikan Nasional (Hardiknas) yang di peringati 2 Mei di warnai aksi unjuk rasa di kabupaten Takalar yang mengatas namakan dirinya Himpunan Pelajar Mahasiswa Takalar (Hipermata) yang di pimpin oleh Firwansyah yang bertempat di kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga kalabbirang kecamatan pattallassang kabupaten Takalar, Senin (2/5/2016)

Para pengunjuk rasa melakukan Aksi unjuk Rasa  menyikapi adanya indikasi kasus korupsi dan disamping berorasi secara  bergantian para pengunras membacakan Tuntutannya.

Firwansyah mengatakan dalam orasinya Usut tuntas dana rehabilitasi Sekolah bidang sarana dan prasarana Takalar dan Kepala UPTD Kec. Sanrobone, Pattallassang, Galesong, Galesong Utara, Mapsu Polsel dan Marbo mengenai indikasi korupsi dan pungli pungutan liar dan absen elektronik serta Kepala Sekolah yang melakukan indikasi korupsi dana Bos Siswa dan dana bantuan hibah dari Unicef untuk Sekolah, pemotongan gaji sertifikasi Guru.

Para pengunjuk rasa di terimah oleh Abdul Malik.S.Pd. Bidang Pengendalian Sarana Mutu pendidikan dan H.Asis Manna Kabid Pendidikan SMP dan SMA.Mengatakan, Terima kasih karena sudah datang menyampaikan aksi dengan tidak melakukan aksi dengan anarkis

Kami dari Pihak Dikpora berjanji akan crosscek Kebenarannya di lapangan dan apabila terbukti maka kami akan memanggil oknum tersebut

Lanjut Abdul Malik Pihak Dinas akan memberi sanksi kepada kepala UPTD yang melanggar Hukum atau kita akan Mutasi.

Semua aspirasi atau penyampaian adik adik mahasiswa akan disampaikan ke kepala Dinas dan akan dilaksanakan evaluasi dalam waktu dekat ini.

Para mahasiswa(pengunjuk rasa) bergrleser ke kejari takalar dan menyampaikan tuntutannya bahwa,Copot Kajari Takalar, Kasi intel dan antek-anteknya karena gagal menyelesaikan kasus korupsi yang bernilai milyaran atau indikasi hampir semua kasus korupsi mandek.

Lanjut Firwansyah bahea di indikasi kasus CPNS K2 2015 yang terindikasi adanya kecurangan serta tindak pelanggaran hukum atau pungli dan lain sebagainya

Juga Kasus hand traktor,  jalan tani, pompanisasi, hand Drayer Tahun 2013 Indikasi penyaluran bibit kedelai senilai 4 milyar, katanya

Baca Juga :

Bupati Dinilai Kurang Serius Tingkatkan Mutu Pendidikan di Jeneponto

Oknum Polisi Bunuh Diri Dihadapan Istri Disaksikan Orangtuanya

Polisi Temukan 350 gram Shabu di Ruko BTP Makassar

Berkomentar dengan bijak!