Hadiri Pelantikan PD IPIM, Bupati Ajak Imam Masjid Kawal Fungsi Masjid

0
Pelantikan PD IPIM Jeneponto dipimpin langsung oleh Sekda Jeneponto dan juga dihadiri Dandim, Wakapolres, perwakilan Kejari, ketua MUI, Ketua Muhammadiyah, Ketua NU, para Imam mesjid perwakilan tiap kecamatan.

Suaraturatea.com, Jeneponto – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar menghadiri pelantikan Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PD IPIM) Kabupaten Jeneponto yang berlangsung secara virtual di ruang Pola Panrannuangta Kantor Bupati Jeneponto, Selasa, 25 Agustus 2020.

Pelantikan PD IPIM Jeneponto dipimpin langsung oleh Sekda Jeneponto dan juga dihadiri Dandim, Wakapolres, perwakilan Kejari, ketua MUI, Ketua Muhammadiyah, Ketua NU, para Imam mesjid perwakilan tiap kecamatan.

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan pengurus Pimpinan Daerah Ittihad Persaudaraan imam Masjid Jeneponto.

“maka sangatlah penting masjid itu menghadirkan pengurus Masjid remaja masjid bahkan imam masjid yang mampu menghidupkan nuansa religius dan humanis di lingkungan masyarakat,” jelas Iksan Iskandar.

Bupati Jeneponto dua periode itu mengajak kepada para imam masjid untuk terus mengawal fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat yang menyebarkan pesan-pesan Islam yang moderat.

“Masjid harus menjadi rumah perubahan bagi umat Islam menuju kualitas kehidupan rohani moral dan kehidupan sosial yang lebih baik. Mari kita jaga persatuan umat persatuan bangsa dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama ini,”ajak Iksan Iskandar.

Iksan pun berpesan kepada pengurus pimpinan daerah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid Jeneponto agar segera melaksanakan rapat kerja.

“Kami tegaskan kepada pengurus yang baru dilantik agar segera melaksanakan rapat kerja untuk memunculkan program-program yang strategis untuk pemberdayaan para imam masjid,”terangnya.

“Hal itu agar semakin memiliki kemampuan dalam mengelola tugasnya sebagai imam masjid agar agar tercipta suasana yang lebih agamis di masjid yang mereka bina masing-masing,” tutup Iksan Iskandar.

Berkomentar dengan bijak!