Temukan Kami di Sini:

Guru Jeneponto yang Sakit Usai Vaksin; Karena Kalau Tidak Divaksin Tidak Lulus PPPK

0
Guru Jeneponto yang Sakit Usai Divaksin; Karena Kalau Tidak Divaksin Tidak Lulus PPPK
Guru Jeneponto yang Sakit Usai Divaksin; Karena Kalau Tidak Divaksin Tidak Lulus PPPK

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Irawati, tenaga pendidik honorer atau Guru di Jeneponto yang jatuh sakit usai divaksin menceritakan awal mula dirinya terbaring lemas, ternyata alasan dirinya ikut vaksin karena disebut ada di persyaratan untuk ikut seleksi PPPK .

Sebelum mengikuti vaksinasi tahap pertama, dirinya mengaku bahwa ia baru saja sembuh.

“Sebelum saya divaksin memang panas dingin berapa malam itu, karena habis pesta (acara keluarga),” kata Irawati kepada wartawan di Jeneponto.

BACA JUGA : Cerita Irawati Guru di Jeneponto Lemas Usai Ikut Vaksin Pertama

Menurut Guru di Jeneponto ini, alasan ikut vaksinasi itu lantaran mendapat informasi dari rekan sejawatnya bahwa ada persyaratan harus usai ikut vaksin agar bisa ikut seleksi PPPK Guru.

“Disuruhkan turun (ke Puskesmas), karena kalau tidak divaksin tidak lulus PPPK, makanya langsungma ke Puskesmas,” aku wanita berusia 37 tahun ini.

Dia mengaku, bahwa banyak dari rekan mereka juga tidak mengikuti vaksinasi di Puskesmas Bontomatene, Jeneponto. Alasannya, mereka juga mengalami kondisi panas dingin.

BACA JUGA : Satgas TMMD ke-111 Selayar Kebut Jembatan Tola – Tua Bitombang Segera Selesai

Diketahui setiap peserta vaksin sebelum disuntik harus melewewati uji screning, tahap ini memberikan keterangan riwayat penyakit vaksinator yang dialaminya.

“Banyakji juga temanku yang tidak divaksin karena samaji penyakitku, panas dingin dan demam, batuk-batuk. Jadi diperiksaka sama dokter, diwawancarai di situ, kutanya semua keluhanku, habis dioperasi juga, semua keluhanku saya tanyaki sebelum divaksin,” tambah Irawati.

Petugas nakes yange melakukan screaning itu lantas menyuruhnya masuk mengambil nomor antrian. Di dalam ruangan tempatnya ia divaksin, Irawati merasa bingung, lantaran rekannya yang lain tidak melajutkan vaksinasi.

BACA JUGA : Heboh! Guru di Jeneponto Tiba-tiba Jatuh Sakit Usai Disuntik Vaksin

“Di dalam lanjut vaksin, baru temanku tidakji (suntik vaksin). (petugas mengarahkan) Lanjutmaki vaksin karena ada kartu vaksinta,” cerita Irawati menirukan gaya bahaya percakapannya.

Usai disuntik vaksin, dirinya beranjak meninggalkan pusat kesehatan masyarakat untuk kembali ke sekolah tempat ia mengajar. Di sana, dirinya sudah merasakan gejala kurang fit.

“Sampai di sekolah, saya tanya teman bilang saya pusing. Saya sendiri naik motor ke sekolah, pusing memang disitu, saya ke sekolah karena ada saya kerja rapor pelajar jadi saya selesaikan disitu,” jelasnya.

BACA JUGA : Bupati Jeneponto Serahkan Dua Orang Penerima Manfaat Rumah Layak Huni

Kondisi tubuhnya usai menerima vaksin Sinovac itu mengalami lemas, lesuh dan tulangnya seolah remuk.

Berkomentar dengan bijak!