Temukan Kami di Sini:

Fakta Baru Perkara Nurdin Abdullah, Ternyata Diam-diam Edy Rahmat ‘Bermain’

"Betul, jika Edy adalah dalang dari kasus ini. Dia dekat dengan Pak Anggung untuk keuntungan pribadi dan dia terima uang juga banyak tuh dari kontraktor lain," tambahnya.

0
Fakta Baru Perkara Nurdin Abdullah, Ternyata Diam-diam Edy Rahmat 'Bermain'
Fakta Baru Perkara Nurdin Abdullah, Ternyata Diam-diam Edy Rahmat 'Bermain'

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Pihak kuasa hukum terdakwa Agung Sucipto (AS) menuding Sekdis PUTR Sulsel, Edy Rahmat sebagai dalang dari kasus dugaan suap infrastruktur lingkup Pemprov Sulsel yang menyeret Gubernur Sulsel nonaktif, Prof Nurdin Abdullah.

Kuasa Hukum Agung Sucipto (AS), Bambang Hartono menilai dalang di balik kasus suap yang menyeret kliennya dan Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah adalah Sekdis PUTR Sulsel Edy Rahmat.

Ia mengutarakan, sesuai Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Edy Rahmat, tidak ada satupun percakapan yang mengindikasi dengan Nurdin Abdullah (NA). Bahkan, uang Rp2,5 miliar itu diterima tanpa sepengetahuan NA.

BACA JUGA : TEGAS! dari Kapolri untuk Kapolda dan Kapolres Minta Berantas Premanisme di Wilayahnya

“Uang Rp2,5 miliar itu tidak disampaikan kepada Nurdin Abdullah. Boleh saya kasi BAP-nya kalau tidak percaya,” ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di Ruang Utama Persidangan Prof Harifin A Tumpa, di Pengadilan Negeri Makassar, Kamis (17/6/2021).

Apalagi, dari kesaksian Nurdin Abdullah pekan lalu, 10 Juni 2021. Nurdin mengaku sama sekali tidak tahu-menahu perihal pertemuan antara Edy Rahmat dan Agung Sucipto di Rumah Makan (RM) Nelayan dan uang senilai Rp2,5 miliar.

“Pak Gubernur saat jadi saksi sudah bersumpah bahwa dia (NA) tidak pernah menyuruh Edy Rahmat untuk meminta uang tersebut. Saya bukan pengacara Pak Gubernur tetapi kita mencari suatu kebenaran,” jelasnya.

BACA JUGA : Jeneponto Tidak ‘Gammara’ DLH Tak Ingin Pusing Sampah Berserakan di Arungkeke

Menurutnya, Edy Rahmat telah melampaui kewenangannya sebagai Sekdis PUTR Sulsel.

“Betul, jika Edy adalah dalang dari kasus ini. Dia dekat dengan Pak Anggung untuk keuntungan pribadi dan dia terima uang juga banyak tuh dari kontraktor lain,” tambahnya.

Berkomentar dengan bijak!