Duka Mendalam, Pelajar Al-Bahra di Jeneponto Salat Gaib untuk Korban Tragedi Sriwijaya Air

0
Duka Mendalam, Pelajar Al-Bahra di Jeneponto Salat Gaib untuk Korban Tragedi Sriwijaya Air
Pelajar dan guru sekolah Al-Bahra di Jeneponto gelar doa bersama dan salat gaib untuk korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 | Arya Pratama

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO – Tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 menyita perhatian dan simpati semua pihak. Bahkan duka itu sampai ke para pelajar di Jeneponto dan melakukan salat gaib.

Salah satunya dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Al – Bahra yang berada di Kampun Beru, Desa Bululoe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Pantauan di lokasi, Selasa, (12/1/2021), puluhan pelajar mengikuti salat gaib untuk mendoakan seluruh penumpang dan kru pesawat.

BACA JUGA : BREAKING NEWS: Lokasi Black Box Kunci Informasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Dideteksi
BACA JUGA : Tiga Anggota TNI AU Ada di Dalam Pesawat Sriwijaya Air yang Hilang Kontak

Karena masih dalam kondisi pandemi covid-19, sejumlah pelajar dan guru maupun kepala sekolah dibatasi untuk mengikuti salah gaib.

Sebelum salat gaib di mulai, mereka terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan cek suhu tubuh.

Mereka juga menerapkan protokol kesehatan dengan cara menjaga jarak dan memakai masker.

Kepala Sekolah SMA Al-Bahra, Armin mengatakan, bahwa pihaknya mengajak para siswa dan guru untuk salat gaib.

Hal ini dilakukan semata-mata untuk mendoakan para korban pesawat sriwijaya air yang telah mengalami kecelakaan.

BACA JUGA : Kilas Balik Spesifikasi Pesawat Sriwijaya Air yang Jatuh di Kepulauan Seribu
BACA JUGA : Akhirnya, Black Box Milik Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang Jatuh Ditemukan

“Kegiatan ini merupakan solidaritas, sejak kemarin sudah melakukan salat gaib sebagian, allhamdulillah kita kembali melakukan salat gaib, untuk mendoakan sodara kita yang mengalami kecelakaan, mudah-mudahan merekan diterima di sisi allah SWT dan segala amal ibdahnya di terimah,” ujarnya, Selasa (12/1/2021).

Dia menyampaikan, agar seluruh keluarga korban dapat diberi ketabahan atas musibah ini.

“Semoga saja keluarga korban diberi ketabahan atas musibah ini, kejadian ini tidak ada yang merencanakan dan hanya allah yang tahu segalanya. Dan allhamdulillah anak-anak kami antusias melakukan salat gaib,” jelasnya.

BACA JUGA : Usia Pesawat Sriwijaya Air yang Hilang Kontak dan Jatuh Ternyata Sudah 26 Tahun
BACA JUGA : BREAKING NEWS: Lokasi Black Box Kunci Informasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Dideteksi

Selain mendoakan penumpang dan seluruh kru pesawat Sriwijaya Air juga melatih kepekaan sosial dan rasa empati siswa akan suatu peristiwa besar.

“Mudah-mudahan kegiatan ini kita tetap lanjutkan untuk kebaikan kita bersama,” ungkapnya.

Dia berharap, agar tim gabungan dapat menemukan seluruh jenazah penumpang dan kru pesawat Sriwijaya Air.

| Penulis : Arya Pratama
| Editor   : Reza Demil

Berkomentar dengan bijak!