Dugaan Korupsi Dana Aspirasi, KPJ Datangi Polres Banteang

0
Ilustrasi

Ical Karsar/Jurnalis

TURATEANEWS.com,BANTAENG–Penanganan kasus dugaan korupsi dana aspirasi program pengembangan partisipasi masyarakat dalam perumusan program dan kebijakan layanan publik tahun anggaran 2011 oleh pihak kepolisian resort (Polres) Bantaeng dianggap stagnan, (mandeg).

Kasus tersebut ditangani Kepolisian Resort Bantaeng sejak tahun 2013, berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Sulawesi selatan dengan nilai kerugian negara 129 juta lebih dari anggaran 250 juta.

Hal ini membuat beberapa organisasi aktivis yang tergabung  mereka sebut koalisis parlemen jalan atau  KPJ. Meraka mendatangi kantor Polres Bantaeng  siang tadi, Sabtu (10/6) sekira pukul 10.00 waktu setempat.

kedatangan mereka bermaksud menyerahkan surat somasi kepada Kapolres Bantaeng AKBP. Kurniawan Affandi.

“teman teman sudah melayangkan surat somasi kepada Kapolres bantaeng terkai kasus korupsi dana aspirasi “program pengembangan partisipasi masyarakat dalam perumusan program dan kebijakan layanan publik” pada instansi Bappeda kab. Bantaeng T.A 2011, Kasus ini melibatkan salah satu anggota DPRD Bantaeng  Alim Bahri L Tana dan bendahara pengeluaran Bappeda, Darmawansyah,  serta beberapa pejabat di lingkup Bappeda bantaeng.”tutur Pandu Jaya

Lanjut pandu, kerugian negara berdasarkan temuan BPKP Sulsel, sekitar Rp.129 juta dari total Anggaran Rp.250 juta.  penyidikan ini di mulai pada tahun 2013 lalu namun sampai saat ini masih mandek di Tipikor polres bantaeng.

Surat somasi dari KPJ di terima langsung oleh kapolres bantaeng, AKBP. Kurniawan Affandi diruangan satuan Intelkam Polres Bantaeng.

“Kami akan menindak lanjuti kasus ini, kasus ini masih berada di unit tipikor Polres Bantaeng sejak tahun 2013, walaupun saat itu, saya belum menjabat  Kapolres di sini, tapi yang  jelas, kami akan bongkar kasus ini dan siapapun yang terlibat itu harus bertanggung jawab,” tegas AKBP Kurniawan

Usai mendapat penjelasan, Kelompok Parlemen Jalanan ini memberika waktu tujuh hari sejak diserahkannya surat somasi kepada pihak Polres bantaeng  untuk menjelaskan penangan kasus tersebut kepada masyarakat Bantaeng.

Baca Juga :

BREAKING NEWS : Warga Tanam Pisang Dijalan, Kades Arungkeke : Warga Saja Yang Tidak Sabar

Tahanan Korupsi Proyek Aspirasi Bebas Berkeliaran di Jeneponto

Empat Calon Tersangka Lain, Bakal Mengikuti Jejak Mappatunru di Lapas Makassar

 

Berkomentar dengan bijak!