Temukan Kami di Sini:

Duga Tercemar, DPDK Sulsel Teliti Air Laut Desa Palajau Jeneponto

0
Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel melakukan penitian air laut di desa Arungkeke Jeneponto, Senin.(5/1/2018)

TURATEANEWS.COM,JENEPONTO–Dinas Perikanan dan Kelautan (DPDK) Provinsi Sulawesi Selatan, menguji dugaan pencemaran lingkungan di wilayah perairan laut Pandang Pandang desa Palajau kec. Arungkeke Kabupaten Jeneponto. Senin (5/01/2018)

Pengambilan sampel air laut itu, berdasarkan keluhan warga petani rumput laut desa Palajau kecamatan Arungkeke Jeneponto.

“Hanya mengambil air laut sebagai sample untuk diuji di laboratorium. Setelah itu baru bisa disimpulkan apakah benar ada pencemaran atau tidak,” jelas anggota Intel Polsek Arungkeke Brigadir Sarman saat mendampingi petugas peneliti Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Senin (5/01/2018).

Sarman menambahkan, dugaan pencemaran lingkungan ini berdasarkan lappran warga setempat yang umumnya berprofesi sebagai petani budidaya rumput laut.

Sementara salah seorang petugas Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Sulawesi Selatan, Syuhada mengatakan, bahwa pengambilan sample dilakukan karena adanya dugaan pencemaran pembuangan air dari tambak udang PT. Sinar Sukses Persada.

“Masyarakat petani rumput laut desa Pandang Pandang berasumsi penyebab gagalnya panen rumput laut disebabkan karena tercemarnya air laut yang tercampur oleh air pembuangan yang berasal dari tambak udang,” jelas Syuhada

Sebelumnya, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulawesi Selatan menerima pengaduan dari warga Pandang Pandang desa Palajau.

Laporan itu ditindaklanjuti dengan melakukan penelitian, termasuk mengambil sampel air laut.

Berkomentar dengan bijak!