Duga Cemarkan Nama, Kadis Capil Polisi-kan Oknum Mahasiswa

0
Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Jeneponto, H Baharuddin Nai

Aiman/Jurnalis

TURATEANEWS.com,JENEPONTO—H Baharuddin Nai,  Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Kadis Capil) Jeneponto, melaporkan seorang lelaki yang mengaku salah satu aktifis Mahasiswa ke polisi. Laporan polisi dilakukan menyusul kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap dirinya. Rabu, (7/9/2016)

Menurut Kadis Capil, H Baharuddin Nai, Ia dituduh melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata api dan badik terhadap seorang lelaki berinisial MNH saat berada di kantor Capil Jeneponto Senin 5 September lalu.

H Baharuddin Nai mengetahui peristiwa ini melalui pemberitaan salah satu media, dia (MNH) mengaku diancam dengan pistol. “Dimana saya ambil pistol.” Kata Kadis Capil ini, saat berada diruang KSPK Polres Jeneponto Sore tadi. Kamis (7/9)

Ia menambahkan, Kejadian itu bermula saat MNH mengurus KTP di kantor Capil Jeneponto, hari Senin 5 September lalu, Ia mempertanyakan adanya Pungli yang dilakukan pegawai Dinas Capil.

“Saya menyampaikan untuk menunjukkan siapa yang meminta pembayaran tolong tunjukkan siapa yang meminta uang, kalau ada dan bisa dibuktikan saya akan pecat,” kata H Baharuddin Nai menirukan perkataanya saat berhadapan dengan MNH Senin lalu dikatornya.

Bahkan waktu dimintai untuk memperlihatkan kartu mahasiswa tambahnya, MNH tak dapat menunjukkan. “Dia mengaku aktivis mahasiswa, jadi saya minta untuk memperlihatkan, tapi dia hanya mengatakan “itu tidak perlu” saya ini mahasiswa dan juga aktifis,” tutur Baharuddin

Sementara itu pihak kepolisian Polres Jeneponto mengaku telah menerima laporan Kadis Capil Jeneponto. “Kami telah menerima laporan saudara Kadis Capil Jeneponto, H Baharuddin Nai atas dugaan pencemaran nama. yang dilaporkan seorang lelaki berinisial MNH,”kata Ipda Muh Amin KSPK Polres Jeneponto.

Baca Juga :

Perekaman Data Penduduk, Capil Jeneponto Akui Terkendala Blangko E-KTP

H Baharuddin Nai Mengaku Terbitkan KTP Lukman, Namun Tidak Tau Untuk Apa

Menunggak Membayar, Listrik Kantor DPRD dan RSUD Jeneponto Terancam Diputus PLN

Berkomentar dengan bijak!