Diduga Rugikan Puluhan Nasabah, BRI Jeneponto Enggan Memberi Informasi

Bank BRI Cabang Jeneponto

SUARATURATEA.COM, JENEPONTO- Puluhan anggota Polri yang terdaftar sebagai nasabah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jeneponto, Sulawesi Selatan melakukan aksi protes.

Aksi itu dilakukan lantaran pihak Bank BRI selama ini kurang transparan dalam menyampaikan regulasi asuransi kredit yang dinilai merugikan nasabah.

Salah satu oknum nasabah yang enggan disebut identitasnya mengatakan keluhan itu saat dirinya hendak meminta kredit lanjutan namun tidak ada pengembalian dana asuransi.

“Ada salah satu teman yang saya tanya ternyata pengembalian itu memang benar adanya,” ujarnya kepada Suara. Selasa (18/1/2022).

Setelah mengetahui hal itu, ia kemudian meminta konfirmasi ke pihak BRI karena sejauh ini pihak Bank BUMN itu belum pernah menyebut ada regulasi seperti itu.

” Jadi setiap yang nyambung kredit itu memang ada namun kendalanya itu tidak ada penyampaian bahwasanya ada dana seperti itu,” Jelasnya.

Sehingga ia menilai jika pihak Bank BRI selama ini memang sengaja menutupi akses informasi tersebut.

” Tidak ada karena pada saat saya menyambung kredit tidak ada penyampaian seperti itu dan untuk jumlah nominalnya sendiri saya belum tahu. Saya belum terlalu memahami yang jelasnya teman sudah mendapat pengembalian kurang lebih dua juta,”ucapnya.

Tak hanya itu, sejauh ini memang pihak BRI mengklaim ada pihak ketiga yang mengelola asuransi itu.

” Belum. Waktu kami pertanyakan memang belum artinya cuma pihak asuransi yang bisa menjelaskan. Ada rekanan cuman kami belum tahu seperti itu,” kata dia.

Oleh karena itu, kami meminta BRI untuk menyebut apa nama dari perusahaan pihak ketiga tersebut.

” Untuk nama rekanannya sendiri memang ada, PT Bringin Sejahtera Makmur. Cuman yang jadi persoalan ketika mencoba meminta nomor perusahaan itu pihak Bank BRI seakan tertutup bahkan menghindar,” akunya.

Selain itu, kejadian ini dinilai sudah berlangsung lama karena sudah puluhan tahun pihak BRI tak memberikan informasi apa pun terkait hal itu.

” Saya curiga kejadian ini sudah berlangsung lama karena sudah puluhan tahun baru dugaan praktek ini terbongkar,”sebutnya.

Meski demikian pihak BRI tetap berupaya untuk memberikan solusi agar masalah ini cepat selesai namun pihak BRI sejauh ini belum bisa memastikan realisasi jadwal penyelesaian itu.

” Jadi pihak BRI sendiri sudah meminta rekening gaji untuk diajukan kepada pihak asuransi namun hanya sebatas menunggu saja. Jadi tak ada kepastian waktu yang diberikan oleh pihak BRI,” tandasnya.

Disisi lain pihak Out Admin BRI Cabang Jeneponto, Rahmat yang membidangi persoalan itu enggan memberikan komentar. Bahkan saling tuding dengan pihak pimpinan cabang BRI Jeneponto.

” Memang benar namun kami tidak bisa menyampaikan hal itu kecuali Pimpinan Cabang kami,” ujarnya beberapa waktu lalu kepada wartawan. Kamis (13/1/2022) lalu.

Padahal sebelumnya, Yus salah satu pejabat di Bank BRI Cabang Jeneponto itu mengarahkan ke pihak Out Admin .

” Maaf pak, saya tidak berkompeten untuk memberi tanggapan. Silahkan langsung ke pak Rahmat 081xxxxxxxx,”tukas Yus saat dihubungi via Whats Up.

Berkomentar dengan bijak!