Densus 88 Tangkap Tiga Bekas Petinggi FPI di Makassar

0
Densus 88 Tangkap Tiga Bekas Petinggi FPI di Makassar
Foto: Suasana di lokasi penggeledahan bekas markas FPI Kota Makassar yang dilakukan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri dan Polda Sulsel. (ISTIMEWA)

SUARATURATEA.COM, MAKASSAR – Bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di Jalan Sungai Limboto, Kota Makassar, Sulawesi Selatan digerebek tim Densus 88 dan Polda Sulsel.

Dari penggerebekan ini, tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap tiga orang bekas petinggi FPI Makassar di rumahnya masing-masing.

“Tiga orang kita amankan inisial AR, MU, dan AS. Perannya belum bisa disampaikan. Ditangkap di rumah masing-masing,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan, Rabu (5/5/2021).

BACA JUGA : Nasib Asra Dewi Dihamili, Dinikahi oleh Khadafi Kini Ditelantarkan

Perwira polisi tiga melati ini menjelaskan, mereka ditangkap tanpa perlawanan oleh tim dari Mabes Polri di rumahnya masing-masing, di sekitaran wilayah Kota Makassar.

Tiga orang itu diduga punya kaitan erat dengan pimpinan FPI di Makassar, dan penangkapan soal Munarman di Jakarta oleh Densus 88 yang belum lama ini.

“Namun mereka bagian dengan dari petinggi FPI dan terlibat dalam baiat yang melibatkan Munarman,” tambahnya.

BACA JUGA : Usai Nikahi Gadis yang Dihamili, Anggota DPRD Jeneponto Khadafi Akan Diberi Sanksi Tegas

Warga sekitar kaget setelah melihat Tim Densus 88 melakukan penggerebekan di bekas markas FPI.

Salah satu warga bernama Risfan, 28 tahun mengatakan, penghuni markas tersebut sudah pergi pasca bencana gempa mengguncang Sulawesi Barat (Sulbar) pada Januari 2021 lalu.

“Terakhir waktu kejadian bencana di Mamuju (Sulbar). Setelah itu tidak pernah lagi ada,” katanya kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

BACA JUGA : Kasus Khadafi Terus Berlanjut, BK DPRD Jeneponto Layangkan Surat Pemanggilan

Dia juga mengaku telah lama bertetangga dengan para penghuni markas tersebut.

Meski demikian telah lama bertetangga, dirinya enggan menyebut apa saja aktifitas keseharian di markas itu.

“Lumayan sih karena saya di sini sejak kecil. Jadi sedikit banyaknya saya tahu lah, soal kegiatan-kegiatannya,” tambahnya.

BACA JUGA : Kebaikan di Bulan Suci Ramadhan, Bayar Pakai Doa, Ini Tempat Laundry Gratis di Gowa

Penggrebekan itu diduga terkait dengan penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror beberapa waktu lalu.

Olehnya itu, sejumlah aparat kepolisian sempat berjaga di sekitar rumah tersebut, pasca Densus 88 melakukan penggrebekan.

Berkomentar dengan bijak!