Demi Bayar Utang, Muhammad Tinggi Nekat Mencuri Kambing dan Ditembak

0
Kanit Buser Reskrim Polres Jeneponto Aiptu Rasyak (Pakai Topi) Mengawal Tersangka Pencurian Ternak yang mendapat Perawatan Medis Akbiat Ditembak

Krg Lomba/ Jurnalis
TURATEA NEWS. COM JENEPONTO— Tim buru sergap (Buser) Reskrim Polres Jeneponto yang dipimpin Aiptu Rasyak, berhasil menangkap seorang tersangka pencuri kambing di kampung Bontang, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Jumat sore 27 Mei.

Tersangka bernama Muhammad Daeng Tinggi warga Desa Daima, Kecamatan Bontoramba. Nekat mencuri seekor kambing milik Zul  di kampung Bontang, lantaran ingin mendapatkan uang untuk membayar utang kepada keluarganya.

Sebelum ditangkap, petugas pun memancing tersangka sebagai pembeli kambing. Saat tersangka tiba di kampung Bontang dengan membawa seekor kambing. Petugas langsung meringkusnya. Namun tersangka melakukan perlawanan, sehingga petugas melumpuhkan kaki Muhammad Daeng Tinggi dengan sebutir peluru.

Tersangka pun dilarikan ke rumah Sakit Umum Daerah Lanto Daeng Pasewang, Jeneponto untuk mendapatkan perawatan medis dan mengeluarkan sebutir peluru dari kaki tersangka. Akibat aksi nekatnya, tersangka harus mendekam di sel tahanan Polres Jeneponto.

Sementara itu, tersangka Muhammad Daeng Tinggi mengaku menyesal. Dia nekat mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. Terlebih dia merasa malu yang setiap hari ditagih utang, untuk membayar kepada keluarganya.

Sementara penghasilan sebagai seorang sopir mobil angkutan ikan seratus ribu rupiah perhari. “Dengan penghasilan seperti merasa tidak cukup untuk membayar utangnya kepada keluarganya senilai Rp 1 juta. Akibatnya dia nekat  mencuri kambing,” ujar Muhammad Daeng Tinggi. 

Kaur Bin Ops Reskrim Polres Jeneponto Ipda Nasaruddin didampingi Kanit Buser Aiptu Rasyak menjelaskan, bahwa pelaku telah berhasil diamankan bersama barang bukti seekor kambing saat diringkus di  kampung Bontang

“Kita ringkus pelaku di kampung Bontang saat dipancing petugas sebagai pembeli kambing. Setelah diringkus tersangka melakukan perlawanan dan terpaksa ditembak kakinya,” ujar Nasaruddin.

Tersangka kita tahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka melakukan tindak pidana pencurian dengan melanggar pasal 363 KUHP. “Kita masih memproses pelaku, dan barang bukti kambing telah kita amankan,” tutup Kaur Bin Ops Reskrim Polres Jeneponto itu.

Berkomentar dengan bijak!