Damkar Gowa Berbagi Tips Cegah Kebocoran Gas yang Kerap Memicu Kebakaran

0
Damkar Gowa Berbagi Tips Cegah Kebocoran Gas yang Kerap Memicu Kebakaran
Damkar Gowa Berbagi Tips Cegah Kebocoran Gas yang Kerap Memicu Kebakaran

SUARATURATEA.COM, GOWA – Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan memberikan edukasi pencegahan penanganan pertama untuk mencegah kebakaran akibat kebocoran tabung gas yang saat ini baru-baru terjadi.

Kepala Damkar Kabupaten Gowa, Rostam Razak mengatakan, untuk menghadapi peristiwa itu, masyarakat diminta agar tidak panik saat terjadi peristiwa tersebut.

“Jadi kita telah melakukan simulasi bagaimana cara mengatasi ketika ada tabung gas yang bocor, kita minta kepada masyarakat jika ada kejadian seperti itu terlebih dahulu untuk tidak panik,” kata Rostam Razak. Kamis (3/6/2021).

BACA JUGA : Astaga! Wanita Remaja di Gowa Buang Orok Bayinya di Perkebunan

Rostam menuturkan, yang pertama ketika menghadapi kondisi tabung gas yang terbakar dari regulator atau mengeluarkan api dalam pososi gas bocor itu yang paling utama untuk mencari sumber titiknya.

“Kalau sekitarnya sudah ada api, yang paling pertama kita tutup dulu sumbernya (cari dan tutup, red), kedua itu tetap menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran untuk berjaga-jaga hal yang tidak diinginkan,” jelas Rostam.

Jadi himbauan ini sangatlah penting untuk masyarakat, lanjut Rostam, lantaran masyarakat saat ini hampir 99% menggunakan tabung gas.

BACA JUGA : Ratusan Liter Ballo di Gowa Disita Polisi, Aksi Kejar-kejaran Terjadi di Perkbenunan

“Ini bisa menjadi pelajaran, kami mengingatkan bahawa seluruh masyarakat, khususnya Kabupaten Gowa agar tetap berhati-hati melakukan aktivitas, utamanya itu adalah yang bisa menimbulkan api, apakah itu kompor, alat elektronik, obat nyamuk, rokok dan lainnya yang bisa menimbulkan api,” terangnya.

Selain itu, dirinya juga berpesan kepada masyarakat ketika meninggalkan rumah harus memeriksa kondisinya seperti memeriksa regulator tabung gas, listrik yang bisa menyebabkan korsleting.

“Untuk membakar lahan, warga juga diminta untuk berhati-hati dan memantau kegiatannya, tolong hindari apalagi kita ini sudah masuk musim kemarau, ini saja belum kemaraui panasnya bukan main, ini sangat besar potensinya untuk memicu kebakaran seperti lahan, hutan, gunung,” bebernya.

Menurutnya, masyarakat lebih diminta untuk lebih baik melakukan pencegahan sejak saat ini apalagi menanggulangi kondisi yang terjadi.

BACA JUGA : Menikah 5 Juni 2021, Calon Pengantin Wanita di Pangkep Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas

“Dari awal itu sejak beberapa tahun lalu kami sudah tawarkan pemerintah desa, bahkan kelompok masyarakat di desa untuk membentuk pemberdayaan di desa-desa untuk memberikan bagaimana cara melakukan penanganan saat terjadi bencana kebakaran,” tandasnya.

Berikut tipsnya:

1. Jangan Panik
2. Memperhatikan situasi, jika mencium bau gas segeralah Anda membuka ruangan, pintu, jendela untuk mengeluarkan bau gas
3. Mencari sumber titik api
4. Memutuskan sumber (jika Anda mendapatkan sumbernya)
5. Menutup regulator, atau selang yang didapati jika dalam posisi terpasang, baik menggunakan jari tangan atau kain basah, dan
6. Melepas regulator dari tabung gas.

Berkomentar dengan bijak!