Temukan Kami di Sini:

China Dilanda Banjir Parah, Kereta dan Jalanan Digenangi Air, Ribuan Orang Dievakuasi

0
China Dilanda Banjir Parah, Kereta dan Jalanan Digenangi Air, Ribuan Orang Dievakuasi
China Dilanda Banjir Parah, Kereta dan Jalanan Digenangi Air, Ribuan Orang Dievakuasi

SUARATURATEA.COM, CHINA – Setidaknya, 12 orang dilaporkan meninggal dunia dalam persitiwa banjir yang melanda wilayah Provinsi Henan, China.

Dilansir dari laporan Associated Press (AP), banjir menggenangi ibukota provinsi, Zhengzhou tersebut.

Dalam peristiwa ini juga dilaporkan sebanyak lima luka dan 200.000 orang dievakuasi.

BACA JUGA: Astaga! Palestina Hanya Disisakan Sepetak Tanah dari Israel

Banjir yang melanda itu disebabkan derasnya hujan di kota yang berpenduduk 10 juta orang.

Akibat peristiwa itu sejumlah ruas jalan berubah menjadi sungai dengan air yang begitu deras.

Peristiwa itu juga membuat stasiun kereta bawah tanah terendam dan mobil tergenang.

BACA JUGA: Ketegangan Israel-Palestina, Rusia Siap Berada di Posisi Tengah

Energi juga lumpuh total di kawasan itu. Listrik untuk warga kini sebagian besar warga padam.

Hujan telah terjadi sejak 17 Juli dan terus datang hingga Selasa sore. Banjir diperkirakan akan terjadi hingga tiga hari ke depan.

Media Xinhua melaporkan Kementerian Manajemen Darurat China, telah menaikkan status tanggap darurat dari level IV ke level III. China memiliki sistem tanggap darurat banjir, dengan Level 1 sebagai yang teratas.

BACA JUGA: Mesir Siapkan 3 Rumah Sakit untuk Korban Luka dari Gaza

Tentara juga sudah terjun untuk pengalihan banjir. PLA turun untuk memperkuat tanggul seiring jebolnya bendungan Yihetan di Luoyang, sekitar 137 kilometer dari Zhengzhou.

Dalam pernyataan terbarunya, Presiden China Xi Jinping menyatakan banjir di provinsi Henan adalah salah satu bencana yang sangat parah. Ia menyebut beberapa waduk dan bendungan penampungan air bahkan jebol dan tidak mampu menahan debit air.

BACA JUGA: Empat Warga Tepi Barat Meninggal Dunia Terlibat Bentrok dengan Militer Israel

“Beberapa waduk mengalami jebolnya bendungan… menyebabkan cedera serius, korban jiwa dan kerusakan harta benda. Situasi pengendalian banjir sangat parah,” kata Xi seraya berujar peristiwa saat ini berada pada ‘tahap kritis’, ditulis AFP, Rabu (21/7/2021).

Sejumlah warga meneriakkan bantuan di media sosial China Weibo, seiring komunikasi ke kota yang terputus. Beberapa mengkhawatirkan kondisi keluarga mereka.

“Saya tidak tahu lebih banyak tentang situasi mereka. Saya di Tianjin dan orang tua saya di Zhengzhou,” katanya seorang warga bernama Hou. “Saya sangat cemas.”

BACA JUGA: Sering Perang, Ternyata Ini Sumber Uang Israel Lebih Kaya dari Indonesia

Seorang manajer restoran berusia 56 tahun, Wang Guirong, mengatakan terkejut dengan peristiwa ini. Ia berujar ini pertama kali terjadi.

“Saya telah tinggal di Zhengzhou sepanjang hidup saya dan belum pernah melihat badai hujan yang begitu deras seperti hari ini,” kata Wang.

Di sebuah video yang diunggah South China Morning Post (SCMP) digambarkan detik-detik air mulai memasuki sebuah kereta bawah tanah sarat penumpang. Dalam video itu air terlihat jelas terus menggenangi hingga ukuran dada orang dewasa.

BACA JUGA: Model Ternama Bella Hadid Turun ke Jalan Kutuk Tindakan Israel Terhadap Palestina

Dilaporkan juga ada korban tewas dalam kereta bawah tanah itu. Banjir juga diketahui terjadi di Beijing, ibu kota China. (**)

Berkomentar dengan bijak!